Surabaya Pagi, Pasuruan - Kota Pasuruan tanpa warna kuning langsung masuk zona merah, satu orang meninggal dunia, dua orang positif terjangkit corona, satu lagi PDP (Pasien Dalam Pantauan).
Itulah yang disampaikan Plt. Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo dalam jumpa pers di Posko Terpadu Pengamanan Covid-19 (Corona) di kantor BPBD Kota Pasuruan, Jumat (10/04).
"Rilis dari gubernuran, hari ini Kota Pasuruan masuk zona merah. Karena ditemukan empat orang positif terinfeksi corona. Satu orang meninggal dunia, dua positif dan satu PDP, "ucap Teno.
Orang yang meninggal dunia berinisial MI (62) warga Kemayoran Jakarta. Beristrikan warga Kelurahan Sebani berinisial S (54), Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Berada di Kota Pasuruan tepatnya di Kelurahan Sebani sejak tanggal 23 Maret lalu.
Tanggal 2 April, dia harus dilarikan kerumah sakit karena merasakan demam panas tinggi, sesak nafas dan flu. Hari ini Jumat (10/04) dia meninggal dunia setelah mejalani perawatan di Rumah Sakit Bangil.
Jenazahnya dimakamkan di pemakaman khusus corona di TPU Gading Rejo. Posisinya ditempatkan tersendiri dan jauh dari pemukiman.penduduk atau berjarak sekitar 500 meter dari pemukiman.
Tiga orang lainnya harus menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Bangil. Dua orang dinyatakan terinfeksi corona bahkan tanpa gejala. Satu orang PDP.. (dir)
Editor : Redaksi