Tekanan dari Berbagai Aspek

Daya Beli Kelas Menengah Diuji, UMKM Atur Ulang Strategi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Daya beli masyarakat kelas menengah masih menghadapi ujian ketika dihadapkan kenaikan biaya transportasi hingga kebutuhan produksi.
Daya beli masyarakat kelas menengah masih menghadapi ujian ketika dihadapkan kenaikan biaya transportasi hingga kebutuhan produksi.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Daya beli masyarakat kelas menengah masih menghadapi ujian ketika dihadapkan kenaikan biaya transportasi hingga kebutuhan produksi. Kelompok usaha UMKM penyesuaian hingga kebutuhan adanya stimulus pemerintah.

Ekonom Universitas Andalas, Syafruddin Karimi mengatakan tekanan kelas menengah datang dari berbagai aspek. Mulai dari pemyesuaian harga BBM non-subsidi, kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI), hingga meningkatnya biaya produksi imbas bahan dari impor karena pelemahan nilai tukar.

"Tekanan tersebut dapat memengaruhi daya beli secara cukup signifikan, meskipun dampaknya tidak selalu langsung terlihat dalam inflasi resmi. Kelas menengah biasanya menjadi motor konsumsi barang tahan lama, jasa pendidikan, makanan-minuman, transportasi, pariwisata, ritel modern, dan layanan digital," kata Syafruddin, dikutip dari Liputan6.com, Rabu (17/6/2026).

Melihat dampak itu, dia memandang pemerintah perlu memberikan stimulus, meski tidak dalam bentuk tunai langsung. Stabilisasi biaya hingga insentif dinilai bisa menjadi pilihan kebijakan yang diambil pemerintah.

Misalnya, stabilisasi harga pangan, transportasi publik yang layak, insentif kredit produktif untuk UMKM, pengendalian Pertalite untuk menghindari kebocoran subsidi, dan kebijakan pajak atau biaya administrasi dinilai bisa jadi pilihan untuk meringankan beban.

"Stimulus sebaiknya diarahkan kepada kelas menengah rentan dan sektor produktif, bukan subsidi konsumsi terbuka. Dengan cara itu, pemerintah menjaga daya beli tanpa merusak disiplin fiskal," ujar Syafruddin.

Lebih lanjut, Syafruddin mengatakan, masyarakat kelas menengah yang perlu segera melalukan penyesuaian secara rasional. Penataan ulang transportasi perlu ditimbang imbas kenaikan biaya dari BBM non subsidi.

"Mereka dapat menata ulang anggaran transportasi, mengurangi perjalanan tidak perlu, berbagi kendaraan, memakai transportasi publik jika tersedia, menunda konsumsi besar yang tidak mendesak, dan memperkuat dana darurat," kata dia.

Sementara itu, bagi pelaku usaha kecil kelas menengah, langkah penting ialah menghitung ulang biaya logistik. Kemudian, memperbaiki efisiensi rute, mengatur stok, dan menghindari kenaikan harga berlebihan yang dapat mengusir pelanggan.

Akan Siapkan Bansos

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkap pemerintah sedang menyiapkan stimulus usai penyesuaian harga BBM non subsidi. Ada bantuan sosial (bansos) yang disiapkan pemerintah untuk kelompok rentan miskin.

Dia menjelaskan, salah satu kebijakan pemerintah adalah tidak menaikkan harga BBM Subsidi meski BBM non subsidi Pertamax naik ke Rp 16.250 per liter. Keputusan menahan harga BBM Subsidi itu dinilai sebagai keberpihakan pada masyarakat.

"Ya pertama kan BBM yang kita pertahankan kan Pertalite dan B50 (biosolar)," ungkap Airlangga usai Rapat Dewan Pengawas Danantara, di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (15/6/2026) malam.

Dia mengaku pemerintah sedang menyiapkan stimulus. Namun, bantuan dari pemerintah ini bukan menyasar kelas menengah, melainkan desil 1-4, yakni kategori masyarakat miskin dan rentan miskin.

"Terus kemudian kita siapkan yang untuk kelas menengah ke bawah, desil 4 ke bawah. Nah ini sedang dipersiapkan," jelas dia.

Sementara itu, Airlangga memberikan contoh, stimulus bagi kelas menengah diberikan dalam bentuk magang nasional. "Kelas menengah salah satu program magang yang kita lagi dorong kembali di bulan Juni (2026)," katanya.

Airlangga sedikit memberi bocoran adanya bantuan langsung tunai (BLT), meski diakuinya penyaluran tak akan dalam bentuk tunai dan menyasar masyarakat kelas bawah. "Kalau BLT yang bukan yang di menengah tetapi yang di bawah," tandasnya. ids/kop/lps/arm

Tag :

Berita Terbaru

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna melindungi generasi muda dari ancaman kerusakan saraf otak dan gangguan kesehatan mental, Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Jelang Maulid Nabi, Endhog-endhogan Jadi Tradisi Khas Budaya Banyuwangi

Jelang Maulid Nabi, Endhog-endhogan Jadi Tradisi Khas Budaya Banyuwangi

Kamis, 20 Agu 2026 14:13 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tradisi endhog-endhogan menjadi salah satu warisan budaya Banyuwangi yang masih…

Anggarkan Rp1 Miliar, Pemkot Batu Optimalisasikan Lapangan Olahraga per Desa

Anggarkan Rp1 Miliar, Pemkot Batu Optimalisasikan Lapangan Olahraga per Desa

Kamis, 20 Agu 2026 13:45 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai bagian dari program visi dan misi Mbatu Sae untuk memperkuat fasilitas publik di tingkat desa, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu…

Gandeng Pakar Jepang, Pemkot Probolinggo Perkuat Pembelajaran Matematika dan TIK

Gandeng Pakar Jepang, Pemkot Probolinggo Perkuat Pembelajaran Matematika dan TIK

Kamis, 20 Agu 2026 13:39 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 13:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui Lesson Study dan Lokakarya Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran Matematika bersama Profesor Masami Isoda berlangsung di…

Usung Tema Teladani Akhlak Rosulullah SAW, Polres Blitar Gelar Peringatan Maulud Nabi besar Muhammad SAW

Usung Tema Teladani Akhlak Rosulullah SAW, Polres Blitar Gelar Peringatan Maulud Nabi besar Muhammad SAW

Kamis, 20 Agu 2026 13:07 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar menggelar peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW yang bertemakan  “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW melalui Polri Pr…

Dear Warga Tulungagung! Yuk Manfaatkan Program Bebas Denda Pajak

Dear Warga Tulungagung! Yuk Manfaatkan Program Bebas Denda Pajak

Kamis, 20 Agu 2026 13:05 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung yang masih memiliki tunggakan pajak. Pemerintah menghadirkan program…