Sebuah rumah yang berada di Dusun Bogem, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo di gerebek tim Densus 88 Antiteror Polri pada Sabtu (11/4). Rumah kos tersebut ditinggali 2 terduga terduga teroris asal Batang, Jawa Tengah yang diduga kuat jamaah JAD. Berikut laporan wartawan Surabaya Pagi Sugeng Purnomo di Sidoarjo,
Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri melakukan penggerebekan di salah satu rumah yang berada di Dusun Bogem RT 07 RW 02, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu (11/4).
Dari informasi yang didapat, dua orang terduga teroris yang merupakan kaka beradik yang menempati rumah tersebut diamankan tim Densus 88 dalam penggerebekan saat itu.
"Kegiatannya Densus 88, kami hanya melakukan pengamanan," kata salah satu polisi yang enggan disebutkan namanya.
Dari penuturan warga setempat kedua terduga teroris itu adalah kakak beradik asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Keduanya baru satu bulan mengontrak di rumah tersebut. Keduanya diketahui hanya menganggur saat hidup di dusun tersebut.
Dalam penggerebekan tersebut, selain kedua terduga teroris, tim densus 88 juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepucuk senjata api dan sejumlah dokumen.
Polri masih belum menjelaskan detail terkait penangkapan dan penggeledahan rumah di Sukodono, Sidoarjo itu. Hanya saja saat penggeledahan, sejumlah anggota polisi dari Polsek Sukodono dan Polresta Sidoarjo tampak melakukan pengamanan.
Namun, informasi lain menyebut bahwa kakak beradik itu merupakan bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang diamankan di Batang, Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu.
Tak hanya rumah di Sidoarjo, Tim Densus 88 Antiteror Polri dikabarkan juga menggeledah sebuah rumah di Rungkut Lor, Surabaya. Dari informasi yang didapat, rumah tersebut pernah ditempati dua terduga teroris yang ditangkap di Dusun Bogem, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.
Penggeledahan itu dilakukan Tim Densus 88 pada Sabtu (11/4/2020) malam. Namun tim ini tidak mendapatkan barang bukti apapun dari rumah yang pernah dikontrak kakak adik terduga teroris tersebut.
Belum diketahui berapa lama kedua terduga teroris itu tinggal di Rungkut Lor. Namun setelah itu, keduanya mengontrak rumah di Dusun Bogem, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, kurang dari satu bulan.
Editor : Redaksi