KONI Jatim Redesain Konsep Puslatda

surabayapagi.com
Ketua Umum KONI Jawa Timur Erlangga Satriagung

SURABAYA PAGI, Surabaya – PON Papua ditunda atau diundur setahun lagi, tepatnya Oktober 2021. Namun, 600 atlet Jawa Timur yang kini sedang menjalani Puslatda (Pemusatan Latihan Daerah) PON Papua, terus berlatih tanpa henti di tengah wabah pandemi corona.

Terkait masih berjalannya virus Covid-19 dan pengunduran pelaksanaan PON Papua Oktober 2021, Rabu (6/5). Ketua Umum KONI Jawa Timur Erlangga Satriagung menjelaskan bahwa pihaknya telah merubah Pemusatan Latihan Daerah bahkan akan mencoba untuk mendesain ulang onsep pelatihan.

Baca juga: SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

Dijelaskan Erlangga, puslatda telah menerapkan training from home sebagai antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Keselamatan atlet menjadi prioritas utama. Apalah artinya prestasi kalau tidak ada keselamatan,” kata Erlangga.

Baca juga: Pembatasan Jam Malam Anak Diperketat, Angka Diska di Surabaya Turun 61 Persen

Terkait mundurnya pelaksanaan PON, sambung Erlangga, KONI Jatim bakal meredesain konsep pelatihan yang telah dibuat untuk atlet Jawa Timur. Saat ini fokus saja dulu menjalani WFH selama tiga bulan yakni April-Juni. Para atlet latihan di rumah dengan monitoring dari pelatih dan KONI.

“Kita monitoring terus, memang tidak maksimal tapi itu lebih baik daripada tidak melakukan latihan apa-apa,” papar Erlangga.

Baca juga: Serunya! Kebun Sayur Surabaya Jadi Ruang Belajar Hidroponik di Tengah Kota Surabaya

Meyinggung tentang OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemprov Jatim anggarannya dipotong sekitar 50 persen untuk penanganan Covid-19 oleh Pemprov Jatim, apa anggaran KONI juga dipotong? Erlangga membenarkan.

“Iya benar anggaran KONI Jatim juga dikurangi, sehingga banyak dilakukan program ulang,” tukas Erlangga.sb01

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru