SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya melindungi anak dan remaja dari ancaman narkoba, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengajak masyarakat memperkuat pengawasan di lingkungan keluarga dan berani melaporkan dugaan penyalahgunaan narkotika. Pasalnya, keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika melalui kepedulian orang tua terhadap aktivitas anak, komunikasi yang baik, serta mengikuti kegiatan positif.
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menjelaskan, kegiatan Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo di Sidoarjo, Minggu, tersebut, merupakan bentuk penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pencegahan narkoba.
"Melalui kegiatan ini menjadi semangat kita semua untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba serta terus hidup sehat, maju, berdaya, dan sejahtera tanpa narkoba. Sehingga, adanya kepedulian dan keterlibatan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Melalui peran aktif keluarga dan lingkungan sekitar, penyalahgunaan narkotika dapat dideteksi lebih dini sehingga dampaknya dapat dicegah," jelasnya, Senin (03/08/2026).
Lebih lanjut, pihaknya juga turut menegaskan ancaman narkoba tidak mengenal usia, status sosial, maupun latar belakang pendidikan sehingga upaya pemberantasannya membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum.
Selain mengedepankan langkah pencegahan, masyarakat juga diminta tidak bersikap acuh apabila menemukan dugaan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Adapun deklarasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika. sd-01/dsy
Editor : Redaksi