SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Lonjakan tajam pasien terkonfirmasi Covid-19 di Gresik masih terjadi. Hasil dari pemeriksaan PCR atau tes swab lima pasien kembali menunjukkan positif.
Dengan demikian jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Gresik bertambah menjadi 46 orang dari sebelumnya 41 orang.
Baca juga: Semarak HUT RI ke-81, Halaman Mapolres Gresik Disulap Jadi Arena Lomba Tradisional
Satu di antara pasien konfirmasi positif hari ini, Kamis (14/5), tercatat telah meninggal dunia beberapa hari lalu. Asal pasien dari Desa Boteng, Kecamatan Menganti.
"Saat meninggal statusnya masih PDP. Pada hari ini hasil swab test-nya sudah keluar dan dinyatakan positif. Sehingga pasien ini masuk kategori konfirmasi positif meninggal," ungkap Kabaghumas dan Protokol Setkab Gresik Reza Pahlevi dalam pers rilisnya kepada awak media, Kamis petang (14/5).
Sementara empat pasien terkonfirmasi lainnya berasal dari desa berbeda. Yaitu, masing-masing satu orang dari Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas; Desa Pundutrate, Kecamatan Benjeng; Desa Betiting, Kecamatan Cerme, dan Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo.
Reza menambahkan, empat pasien konfirmasi positif hari ini berasal dari klaster Surabaya, sementara seorang dari klaster lokal transmisi Menganti.
Baca juga: Dampingi Kunjungan Cak Imin di Gresik, Kapolres Ramadhan Nasution Titip Pesan Penting untuk Pelajar
Pada sebaran pasien konfirmasi positif kali ini juga menandai Kecamatan Cerme sebagai zona merah baru penyebaran virus corona di Kabupaten Gresik. Kini sudah 11 dari 18 kecamatan di Gresik yang menjadi wilayah zona merah penyebaran Covid-19.
Rincian sebaran pasien Covid-19 di Gresik sesuai asal kecamatan: Menganti 12 orang; Driyorejo 8 orang; Kebomas 7 orang, Manyar 6 orang; Benjeng 5 orang; Sidayu 2 orang; Duduksampeyan 2 orang, Kedamean 1 orang; Gresik 1 orang; Dukun 1 orang dan Cerme 1 orang. did
Editor : Redaksi