Surabaya Pagi, Surabaya Pondok Pesantren Tebu Ireng, merupakan pondok legendaris, dimana banyak santri yang menjadi tokoh nasional lahir dari sini, dan disini juga dimakamkan presiden ke 4 (1999-2001) Dr. K H Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si, bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, serta didampingi Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Mengunjungi Pondok Pesantren (ponpes) Tebu Ireng di Jombang, Jawa Timur Selasa (16/6/2020).
Dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Tangguh, Forkopimda Jawa Timur ditemui langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren (ponpes) Tebu Ireng KH. Abdul Hakim Mahfud dan Bu Nyai.
Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M,Si, menjelaskan di Pondok Pesantren (ponpes) Tebu Ireng merupakan pondok pesantren legendaris, untuk itu pihaknya butuh dukungan dan doa 'Jogo Jatim' lebih aman dan cepat bebas dari pandemi Covid19, kepada KH. Abdul Hakim Mahfud.
"Kedatangan Forkopimda Jatim di Pondok Pesantren (ponpes) Tebu Ireng butuh bantuan dan doa, agar segera terbebas dari pandemi Covid19," kata Kapolda Jatim saat berkunjung di ponpes Tebu Ireng Jombang, Selasa, (16/6/2020).
Lebih jauh Kapolda Jatim menjelaskan, Tebu Ireng sendiri menjadi Pondok Pesantren (ponpes) tangguh yang merupakan role model bagi pondok pesantren di Jatim. Diharapkan, jejaring Pondok Pesantren (ponpes) Tebu Ireng mampu mensosialisasikan tentang Protokol Kesehatan terutama di pandemi Covid19.
"Pondok Pesantren (Ponpes,red) Tebu Ireng menjadi role model pondok pesantren yang lain, sehingga diharapkan mampu mensosialisasikan Protokol Kesehatan,"ujar Kapolda Jatim.
Setelah bertemu dengan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Gubernur Jatim, Ziarah dan Berdoa di komplek makam tebu ireng.
Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren tebu ireng KH. Abdul Hakim Mahfud dan Bu Nyai, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Forkopimda Jawa Timur. Selain itu juga menjelaskan terkait dengan rencana dimulainya aktivitas belajar mengajar di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng.
"Rencananya pada tanggal 20 Juni adalah jadwal masuk para santri baru dan yang lama. Sementara jumlah santri di Tebu Ireng sebanyak 3,681," ucap pengasuh Pondok Pesantren tebu ireng KH. Abdul Hakim Mahfud.
Dan setiap hari sabtu, di Pondok Pesantren diadakan majelis dan santri dapat mengikuti virtual zoom. Selain itu, di Jombang sendiri untuk jumlah ponpes ada di Jombang sebanyak 187. Sedangkan Ponpes Tebu Ireng merupakan pilot project. Ponpes Tangguh Semeru Tebu Ireng Jombang siap menyongsong era new normal.
Sementara Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo, Pondok Pesantren Tebu Ireng merupakan ponpes legendaris yang melahirkan tokoh Nasional. Ditambah, tata cara menerima santri dinilai sudah cukup bagus dengan perencanaan yang baik.
"Penerimaan santri di Pondok Pesantren Tebu Ireng cukup baik, dan ponpes legendaris. Sekarang tinggal meneruskan SOP pelaksanaan sehari - hari dimassa pandemi Covid19," ujar Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah.nt
Editor : Redaksi