Warga Gresik Terpapar Covid-19 Melonjak 39 Orang, Total 462

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM - Jumlah warga Gresik yang terpapar coronavirus disease (Covid-19) pada hari ini, Sabtu (20/6) menjadi rekor terbanyak, karena angkanya mencapai 39 orang.

Jurubicara Satgas Covid-19 Gresik drg Saifudin Ghozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab AM Reza Pahlevi dalam pers rilisnya kepada para awak media menyebutkan bahwa mayoritas pasien terkonfirmasi masih tracing mendalam, sehingga klasternya belum bisa diumumkan.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

"Dari 39 pasien konfirmasi positif hari ini, 4 orang diantaranya telah meninggal dunia," ungkap Reza. Selengkapnya daftar 39 pasien sesuai asal desa dan kecamatan. Kecamatan Manyar dengan 9 pasien.

Mereka berasal dari Desa Tanggulrejo 1 orang (meninggal), Desa Sukomulyo 2, Desa Suci 1, Desa Yosowilangon 2, Desa Manyar Sidorukun 1, Desa Manyar Sidomukti 1, Desa Manyarrejo 1. Kecamatan Gresik dengan 7 pasien. Mereka berasal dari Kelurahan Karangturi 4 orang, Kelurahan Lumpur 1, Kelurahan Sidorukun 1 (meninggal), dan Kelurahan Sukodono 1. Kecamatan Kebomas dengan 6 pasien. Mereka berasal dari Desa Kedanyang 2 orang, Desa Giri 1, Desa Dahanrejo 1, Desa Sekarkurung 1, dan Kelurahan Sidomoro 1. Kecamatan Driyorejo dengan 4 pasien. Mereka berasal dari Desa Mojosarirejo 2 orang, dan Desa Tanjungan 2. Kecamatan Menganti dengan 3 pasien.

Baca juga: GAPEKNAS Gresik Aktif Kembali, Pengurus Baru Siap Perkuat Kontraktor Lokal

Mereka berasal dari Desa Kepatihan 1, Desa Domas 1, dan Desa Sidowungu 1. Kecamatan Cerme dengan 3 pasien. Mereka berasal dari Desa Cerme Kidul 1, Desa Pandu 1, dan Desa Cagak Agung 1. Kecamatan Bungah dengan 2 pasien. Mereka berasal dari Desa Bungah 1 orang, dan Desa Melirang 1 (meninggal). Kecamatan Duduksampeyan dengan 2 pasien. Mereka berasal dari Desa Petis Benem 1, dan Desa Duduksampeyan 1 (meninggal). Tiga orang lagi masing-masing seorang dari Kecamatan Balongpanggang (Desa Tenggor), Kecamatan Sidayu (Desa Gedangan), dan Kecamatan Dukun (Desa Padang Bandung). Pasien terakhir sekaligus menjadikan Kecamatan Dukun sebagai zona merah baru penyebaran virus corona di Gresik.

Dari 18 kecamatan, hanya satu wilayah zona hijau, yaitu Kecamatan Tambak di Pulau Bawean. Selain kabar sedih, satgas Covid-19 juga menyampaikan warta menggembirakan dengan sembuhnya 8 pasien Covid-19. Ke-8 pasien sembuh itu berasal dari Desa Watestanjung (Wringinanom), Desa Driyorejo (Driyorejo), Desa Karangrejo 2 orang (Manyar), Desa Kembangan (Kebomas), Desa Masangan (Bungah), Desa Sukorejo (Bungah), dan Desa Manyar Sidorukun (Manyar). Dengan update ini maka total warga Gresik yang mengidap virus asal Kota Wuhan, China sudah mencapai 462 orang. Dari jumlah tersebut 68 orang diantaranya sudah sembuh, dan 46 orang telah meninggal dunia.

Baca juga: Imbas Viral ODGJ BAB Sembarangan, Alun-Alun Gresik Sepi Pedagang dan Pembeli

Sisanya, 348 orang masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo. Juga ikut dilaporkan adanya 4 orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal pada hari ini (20/6).

Ke-4 PDP yang meninggal tersebut berasal dari Kecamatan Panceng 2 orang asal Desa Doudo dan Desa Delegan. Kemudian Kecamatan Kebomas juga dengan 2 pasien, yaitu asal Desa Kedanyang dan Desa Dahanrejo. Jumlah PDP sampai 20 Juni 2020 sudah mencapai 443 orang. Sebanyak 251 orang masih dalam pengawasan, dan 164 selesai pengawasan. Dan, 28 orang telah meninggal. did

Editor : Aril Darullah

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru