SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Setelah kemarin sempat menurun, kini jumlah warga Gresik yang terpapar coronavirus disease (Covid-19) kembali melonjak. Hari ini (22/6) dilaporkan oleh Satgas Covid-19 Gresik ada 17 pasien baru yang terkonfirmasi.
"Dua diantara 17 pasien yang terpapar bahkan sudah meninggal dunia," ungkap Jurubicara Satgas Covid-19 drg Saifudin Ghozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab AM Reza Pahlevi dalam pers rilisnya kepada para jurnalis.
Selain 17 pasien konfirmasi positif, satgas juga melaporkan adanya 3 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.
Selengkapnya daftar 17 pasien yang hasil swab test-nya positif pada hari ini adalah:
4 orang dari Kecamatan Manyar, masing-masing dari Desa Sembayat 2 orang, Desa Suci 1, dan Desa Yosowilangun 1.
4 orang dari Kecamatan Cerme, semuanya warga Desa Ngabetan.
3 orang dari Kecamatan Menganti, masing-masing dari Desa Menganti 2 orang, dan Desa Boboh 1.
Baca juga: GAPEKNAS Gresik Aktif Kembali, Pengurus Baru Siap Perkuat Kontraktor Lokal
2 orang dari Kecamatan Kebomas, asal Desa Randuagung 1 dan Desa Sekarkurung 1.
Lalu masing-masing 1 orang dari Kecamatan Gresik asal Desa Sidorukun; Kecamatan Duduksampeyan asal Desa Wadak Lor; Kecamatan Ujungpangkah asal Desa Banyu Urip, dan Kecamatan Panceng asal Desa Doudo.
Pasien terakhir asal Desa Doudo adalah satu dari dua pasien yang meninggal dunia pada hari ini. Seorang lagi dari Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme yang sudah dinyatakan konfirmasi positif pada hari sebelumnya.
Sedang 3 pasien yang dinyatakan sembuh hari ini adalah 2 orang dari Kecamatan Gresik, asal Kelurahan Karangpoh dan Kelurahan Kroman.
Baca juga: Imbas Viral ODGJ BAB Sembarangan, Alun-Alun Gresik Sepi Pedagang dan Pembeli
Seorang lagi berasal dari Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti.
Dengan perubahan data ini maka total warga Gresik yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 483 orang dari sebelumnya 466 orang.
Dari jumlah tersebut sebanyak 72 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 49 orang telah meninggal. Sisanya, sebanyak 362 orang kini dirawat di berbagai rumah sakit. did
Editor : Moch Ilham