Manjakan Masyarakat, Pasar Tradisional di Lamongan Layani Via Online

surabayapagi.com
Pasar Sidomulyo Kecamatan Lamongan Kota sudah mulai membuka jasa penjualan 9 bahan pokok secara online dengan aplikasi berbasis android yang dinamakan POL. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - Banyak cara yang dilakukan oleh daerah untuk mensiasati kebutuhan masyarakat di tengah pandemi covid-19 yang tak kunjung hilang, salah satunya soal urusan dapur.

Baru-baru ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Lamongan bersama Perumda Pasar, membuat inovasi untuk memanjakan masyarakat memenuhi kebutuhan dapur, dengan meluncurkan aplikasi berbasis android, POL (Pasar Online Lamongan).

Aplikasi berbasis android, POL (Pasar Online Lamongan) tersebut, seperti disampaikan oleh juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Lamongan, dr Taufik Hidayat menyebutkan aplikasi POL ini dalam rangka memenuhi kebutuhan urusan dapur, masyarakat cukup di rumah tanpa harus ke Pasar.

Disebutkan olehnya, aplikasi ini juga untuk mengajak masyarakat beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru ini, salah satunya dalam mengunjungi Pasar.

Karena di pasar, lebih-lebih pasar tradisional, masih menjadi jujugan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Dengan aplikasi POL ini masyarakar akan terbantu. Karena untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, bisa tanpa bertemu langsung dengan penjual. Pembayarannya juga bisa dengan uang virtual melalui LA Pay.

"Setelah memasang aplikasi POL, masyarakat dapat melakukan pemesanan mulai jam 07.00-20.00 WIB, dan diaplikasi ini juga sudah tertera harga yang ada di Pasar dan akan terus diperbarui sesuai kondisi Pasar," jelasnya Saat ini, aplikasi ini baru berlaku untuk area Kota Lamongan.

Sementara pemenuhan barangnya diambilkan dari pedagang di Pasar Rakyat Sidomulyo. Untuk setiap transaksi, pemesan hanya perlu menanambah jasa pengiriman sebesar Rp 5.000.

Suhartono Direktur Perumda Pasar menambahkan, Pasar Rakyat Sidomulyo selama ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pengelola pasar, pedagang pasar, maupun pengunjung pasar.

Mulai dari penggunaan masker, cuci tangan pakai sabun di bawah air yang mengalir, pemerikasaan suhu badan dan physical distancing. "Kami juga selalu melakukan penyemprotan disinfektan setelah operasional pasar tutup,” terangnya. D

Di Pasar Sidomulyo tambah Suhartono insyaallah kebutuhan 9 bahan pokok akan selalu ada dan ready. Kapanpun sesuai dengan waktu yang telah ditentukan pemesanan yang dilakukan masyarakat melalui Aplikasi POL akan terpenuhi.

"Kebutuhan 9 bahan pokok selalu ready, kalau ada pemesanan melalui POL akan langsung dilayani dan diantar sesuai dengan alamat pemesan," pungkasnya.jir

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru