SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Rumah Sakit Islam Surabaya (RSIS) di Jalan Ahmad Yani, sedang berduka. Salah seorang tenaga kesehatannya meninggal karena terpapar COVID-19.
"Iya benar terpapar. Meninggal kemarin (1/7) pukul 11.50 WIB," kata Direktur RSIS dr Samsul Arifin kepada detikcom, Kamis (2/7/2020).
Baca juga: Tak Perlu Ribet, Daftar Sekolah Swasta Surabaya Kini Cukup Lewat SPMB Online
"Tapi terpaparnya di mana kami tidak tahu. Soalnya kan kami tidak bisa ngecek di rumahnya atau di sini, kami tidak tahu," tambahnya.
Menurut Samsul, kasus meninggalnya tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakitnya baru pertama kali ini.
Baca juga: SPMB Surabaya 2025: Jalur Afirmasi hingga Prestasi, Cek Syarat dan Tanggalnya
"Yang meninggal baru sekarang. Almarhum ini dulu kepala rawat inap, tapi 3 bulan ini saya kasih tugas di pengelolaan dokumen-dokumen pasien COVID-19," tuturnya.
Atas meninggalnya nakes tersebut, lanjut Samsul, pihaknya kini akan lebih memperketat proteksi kepada para nakesnya. Khususnya saat di luar rumah sakit.
Baca juga: KAI Daop 8 Catat Puncak Arus Mudik Pada Hari Ini
"Ya protokol kesehatannya harus lebih diperketat baik di rumah maupun di luar rumah. Kalau di rumah sakit saya kira sudah berjalan dengan baik. Kami sudah melakukan semua protokol kesehatan," pungkasnya. dsy2
Editor : Redaksi