SURABAYAPAGI.com, Jember - Musim-musim Covid-19 ini membuat perekonomian Indonesia dan UMKM sangat menderita. Pasalnya anjuran untuk sosial distancing dan physical distancing membuat mereka tidak bisa berinteraksi langsung dan melakukan aktifitas seperti biasanya. Karena itu pemerintah memberikan bantuan berupa BLT untuk diturunkan tiap desa yang terkena dampak Covid-19.
Pencairan dana sosial akibat Pandemi Covid-19 berupa BLT Dana Desa di Desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember cair kembali, bahkan pencairan kali ini 3 tahap sekaligus, yakni pencairan bulan Juli, Agustus dan September diberikan secara bersamaan. Di mana nominal bantuan yang diterima warga tiap bulannya sebesar Rp 300 ribu, sehingga penerima BLT DD pulang bawa uang 900 ribu rupiah.
Baca juga: Komitmen Sejahterakan Buruh Tani Tembakau, Pemkab Bagikan BLT dari DBHCHT 2026
“Ada 136 warga yang mendapatkan BLT DD, namun ada perubahan nama penerima, hal ini setelah ada rekomendasi dari dinas sosial yang mencoret beberapa nama penerima, memang tidak banyak, ada sekitar 7 orang, mereka dicoret karena namanya juga sebagai penerima bantuan ganda seperti BST dan BPNT,” ujar Kades Tanggul Kulon Arifin Wahyuono Rabu (30/9/2020).
Baca juga: Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar
Arifin mengungkapkan, penerima bantuan ganda tersebut oleh Dinas Sosial Kabupaten Jember dicoret merah, namun sampai saat ini, masih belum ada kejelasan warga yang dicoret. “Kami berharap, Dinsos Kabupaten Jember dapat memperjuangan warga kami yang telah dicoret merah untuk mendapatkan BPNT," ujarnya.
Kades Arifin juga berharap kepada warganya agar dapat memanfaatkan BLT ini secara tepat untuk kebutuhan sehari-hari di masa pandemi Covid-19. "Manfaatkan sebaik mungkin, tetap jaga kesehatan diri dan dan keluarga. Mari berdoa bersama semoga pandemi ini segera berakhir," pungkasnya. Dsy14
Baca juga: Menikmati Sejuk dan Indahnya Kota dari Ketinggian Puncak Rembangan Jember
Editor : Redaksi