SURABAYA PAGI, Jember - Pemulihan ekonomi atas dampak pandemi terus diupayakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim). Dari ajakan hingga pemberian bantuan kredit pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
"UMKM yang perlu bantalan ekonomi ya harus kita support, sehingga, pergerakan ekonomi di tingkat lokal bisa terus bergulir,"ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai gowes bareng dan penyerahan bantuan sosial pada masyarakat di Kantor Bank Indonesia Jember, Minggu (15/11/2020).
Baca juga: Pelaksanaan CFD Dongkrak Omzet UMKM, Pemkab Trenggalek Sebut Capai Ratusan Juta
Kata Khofifah, pandemi Covid-19 berdampak pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Untuk itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengajak masyarakat khususnya bagi kalangan menengah ke atas untuk membeli produk UMKM.
Mantan Menteri Sosial itu menjelaskan, bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan juga diharapkannya dapat membantu modal usaha UMKM.
"Dari BRI, BNI, dan Mandiri memberikan bantuan KUR. Ini akan sangat membantu UMKM kita agar mampu bertahan dan berkembang di tengah pandemi saat ini," tuturnya.
Baca juga: Lewat PESONA 2026, Pemkab Lamongan Fasilitasi Pelaku UMKM Perluas Akses Pasar
Ia juga menjelaskan, sertifikat tanah warga yang juga diserahkan pihak BPN, jika diperlukan, maka bisa diagunkan pada perbankan.
"Sertifikat bisa diagunkan pada bank, namun harus untuk usaha produktif. Untuk itu, kami ajak perwakilan perbankan juga agar bisa membantu warga," ujarnya.
Baca juga: Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Pemkot Madiun Fasilitasi Pelatihan Digital Lewat POS
Saat di Jember, Khofifah juga menyempatkan diri di tengah kegiatan gowes mengunjungi UMKM. Ia meninjau langsung produksi oleh-oleh khas Jember di UMKM Purnomo Jati. arf
Editor : Mariana Setiawati