SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Risqi Nabila Ramadhani yang saat ini usianya baru menginjak 15 tahun 8 bulan baru saja diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair Surabaya). Dia menjadi calon mahasiswa termuda di fakultas tersebut, setelah diumumkan lulus seleksi jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2021.
Risqi Nabila hanya membutuhkan waktu 10 tahun untuk menyelesaikan pendidikan SD hingga SMA-nya. Seperti anak-anak lainnya, bangku SD di SD Muhammadiyah Ponorogo dilaluinya selama 6 tahun. Lulus SD, Rizqi Nabila melanjutkan ke MTsN 2 Ponorogo.
Baca juga: Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Kejari Tahan Kabag Keuangan Sekwan
Hanya membutuhkan waktu 2 tahun untuk lulus di madrasah tersebut. Sebab ia masuk program akselerasi. Begitupun saat di bangku SMA, di SMAN 1 Ponorogo Risqi Nabila juga lulus dengan waktu 2 tahun, setelah ikut program kelompok belajar cepat (KBC).
Baca juga: Harga Kacang Tanah di Pasar Legi Ponorogo Naik hingga Rp45 Ribu per Kg
“Saat SD itu normal 6 tahun, kemudian waktu SMP dan SMA itu ikut program akselerasi. SMP lulus 2 tahun, SMA juga lulus 2 tahun. Jadi saat daftar ke fakultas kedokteran Unair, usiaku belum genap 16 tahun,” katanya, Kamis (25/3/2021).
Cita-citanya yang ingin menjadi dokter sukses diusia muda menjadi motivasinya selama ini. Dia kepingin mempelajari bagian-bagian tubuh manusia. Waktu luangnya digunakan untuk belajar. Seusai pulang sekolah, Risqi Nabila belajar lagi di dua bimbingan belajar (bimbel).
Baca juga: Tidak Ada Angin dan Hujan, Rumah Lansia di Ponorogo Tiba-tiba Ambruk
“Saya yang memange waktunya, kadang guru privatnya sudah datang, dek Risqi masih di bimbel. Itu dilakukannya dengan senang hati, ya kami selalu mendukungnya,” pungkasnya. Dsy9
Editor : Redaksi