SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) membangun 5 titik listrik darat (shore connection) di dermaga Teluk Lamong dengan total kapasitas daya sebesar 1.100 kVA.
Pembangunan tersebut dilakukan oleh anak usaha TTL yakni Lamong Energi Indonesia (LEGI). Menurut Direktur Utama PT LEGI, Purwanto Wahyu Widodo, dengan dipasangnya listrik darat di dermaga TTL, mampu memberi efisiensi dan menekan biaya operasional kapal hingga 40% dibanding menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Baca juga: Rayakan HUT Persebaya Ke-99 tahun 2026, Bonek Sidoarjo Gelar Konvoi Keliling Sidoarjo-Surabaya
"Fasilitas hemat energi dan biaya. Layanan ini mampu melayani kapal hingga 50 Hz dan menekan biaya operasional kapal hingga 40%," kata Wahyu Widodo, Jumat (4/6/2021).
Lebih lanjut Wahyu jelaskan, 5 titik listrik darat tersebut dipasang di dua dermaga yang berbeda yakni dermaga internasional dan demarga domestik. Untuk dermaga domestik dipasang 3 listrik darat dan dermaga internasional 2 listrik darat.
"Kita memasang ini karena konsep green port yang diusung Terminal Teluk Lamong sehingga penggunaan listrik darat di dermaga menggantikan BBM menjadi lebih ramah lingkungan dan efisiensi," katanya.
Baca juga: BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Tertinggi di Surabaya Terjadi Sampai 18 Juni
Senada dengan itu, Corporate Secretary Terminal Teluk Lamong Arief Yarmanto menjelaskan, pemasangan listrik darat di dermaga Teluk Lamong menjadi kelebihan yang ditawarkan TTL kepada para pengguna jasa.
"Karena, shore connection ini mengkonversi BBM menjadi elektrifikasi. Sehingga, mampu mengurangi emisi saat kapal beraktivitas di dermaga," kata Arief.
Baca juga: Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi
Salah satu pengguna jasa yang saban hari menggunakan layanan listrik darat TTL adalah PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL). Dari data di lapangan, sejak Januari hingga April 2021 setidaknya telah ada sekitar 15 kapal milik SPIL yang mendapat layanan listrik darat di Terminal Teluk Lamong.
"Shore connection bisa meminimumkan running hours dan memberikan efisiensi bagi kapal," ucapnya. Sem
Editor : Redaksi