Surabaya Raya, Terjangkau PPKM Darurat
Baca juga: Khofifah, Minta Masyarakat tak Panik Virus "Superflu"
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah minta semua kepala daerah menyiapkan teknis PPKM Darurat yang akan diatur di Inmendagri. Karenanya tiap daerah di Jatim diharapkan mampu melakukan percepatan proses vaksinasi.
Target yang diharapkan Presiden Jokowi maupun Menkes bisa tercapai target 2 juta orang divaksin perhari.
"Satu Kabupaten/kota di Jatim memiliki target rentang antara 10-50 ribu vaksinasi per hari. Mohon para Bupati/Walikota memperhatikan dan berusaha semaksimal mungkin mencapai breakdown target per kabupaten/kota ini," pinta Khofifah sembari melakukan isolasi mandiri, Jumat (3/7/2021).
PPKM Darurat di Jatim, tegas Khofifah, untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 di Jawa Timur.
Capai Rekor Tertinggi
Baca juga: Rapat Pleno Pemprov Jatim, Khofifah Evaluasi Kinerja 2025 dan Siapkan Arah Pembangunan 2026
Kasus harian Covid-19 di Jawa Timur, Juni lalu mencapai rekor tertinggi, yakni 174.430 orang. Alhasil, kasus yang memuncak ini membuat Gubernur Jawa Timur memutuskan untuk menarik ‘rem darurat’ pengendalian penyebaran.
Berdasarkan data Satgas Covid-19, per hari Kamis (1/7), penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.397 orang. Sehingga kumulatif konfirmasi positif di Jatim mencapai 174.430 orang. Penambahan kasus harian ini merupakan rekor tertinggi di Jatim sejak awal covid tahun lalu. Penambahan ini lebih tinggi dari puncak kedua yang terjadi 15 Januari 2021 yaitu sebanyak 1.198 orang.
Konfirmasi dirawat mencapai 9.468 orang atau 5,43 persen. Penambahan pasien sembuh 695 orang, sehingga total pasien sembuh mencapai 152.297 orang atau 87,31 persen.
Saat ini kasus mingguan Jatim mulai naik sejak 8 Juni 2021 atau Minggu kedua Juni secara eksponensial, mendekati puncak Januari. Kasus Mingguan awal Mei 2021 sebanyak 1.346, sementara pada akhir Juni 2021 mencapai 6.129. Artinya jumlah kasus naik 455 persen.
Hal ini diduga akibat adanya temuan mutasi B1617.2 atau varian delta menjadi penyebab kenaikan kasus secara eksponensial. Varian baru ini dianggap sangat mudah menular dana mengakibatkan resiko kematian yang tinggi.
Baca juga: Temui Pengemudi Ojol Perempuan, Khofifah Soroti Peran Ibu sebagai Penopang Ekonomi Keluarga
Khofifah menjelaskan, berdasarkan data yang ada kasus Covid-19 di Jatim mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan di bulan Juni, Jatim telah melakukan ekspansi besar-besaran ICU Isolasi dari 850 bed menjadi 1.219 bed, dan isolasi dari 7.110 bed menjadi 12.515 bed.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, dari 38 kabupaten/kota di Jatim, hanya dua yang tidak menerapkan PPKM Darurat. Yakni Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Probolinggo.
Ke 36 Kabupaten/Kota di Jatim yang menerapkan PPKM darurat terdiri Level asasmen 4: Tulungagung, Sidoarjo, Madiun, Lamongan, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu.
Dan Level asasmen 3: Tuban, Trenggalek, Situbondo, Sampang, Ponorogo, Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Magetan, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kediri, Jombang, Jember, Gersik, Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, Banyuwangi, Bangkalan.n arf/rmc
Editor : Moch Ilham