SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Guna meringankan beban warga khususnya pelaku wisata, pemkab banyuwangi menyalurkan bantuan beras kepada 215 pelaku wisata yang berada di kawasan Kawah Ijen, di kantor Kecamatan Licin, Selasa (13/7/2021).
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, ditutupnya Kawah Ijen memberikan dampak yang signifikan pada para pelaku wisata di kawasan tersebut. Mulai dari driver trooper, ojek troli, warung, dan pelaku usaha lainnya.
Baca juga: Sejahterakan Lansia, Pemkab Banyuwangi Lanjutkan Program Rantang Kasih
"Mungkin bantuan ini tidak seberapa. Tidak bisa mengganti penghasilan yang hilang karena ditutupnya Kawah Ijen. Tapi ini bagian dari ikhtiar pemerintah untuk membantu para pelaku wisata yang terdampak," kata Ipuk kepada wartawan.
"Saya mohon maaf harus ada pembatasan aktivitas masyarakat. Ini situasi sulit. Ini merupakan keputusan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten yang harus diambil agar bisa menekan penularan covid-19, untuk melindungi masyarakat semua," ujarnya.
Baca juga: Peringati HSN 2026, Pemkab Banyuwangi Libatkan Santri Mengajar di SD/SMP
Ipuk meminta kepada seluruh masyarakat untuk terus bersama-sama selalu taat protokol kesehatan.
"Protokol kesehatannya benar-benar dijaga. Selalu pakai masker. Mari jaga diri dan keluarga masing-masing," ujarnya.
Baca juga: Lewat Program Rembug Santri, Pemkab Banyuwangi Serap Aspirasi Santri
Diketahui sebelumnya, seluruh destinasi wisata ditutup sementara selama PPKM Darurat. Padahal selama ini Kawah Ijen merupakan salah satu destinasi favorit.
Editor : Moch Ilham