SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan informal.
Ini dibuktikan dengan penyerahan simbolis kartu kepesertaaan kepada 12 orang pengurus Masjid Al-Basyirah, Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (29/7) kemarin.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, Zulkarnain Mahading mengungkapkan, takmir masjid adalah profesi mulia yang harus diperhatikan kesejahteraannya. Mereka adalah orang yang menerima amanah dari jamaah untuk memimpin dan mengeolola masjid.
“Jika melihat jenis pekerjaan yang dilakukan mereka para takmir masjid saat ini sungguh luar biasa mulai dari menyusun rencana kegiatan keagamaan, hingga kegiatan teknis seperti merawat bangunan masjid, membersihkan lantai, tempat wudhu hingga menjaga taman agar tetap asri,” papar Zul.
Menurutnya, dalam melaksankan tugas-tugas tersebut, mereka tidak lepas dari risiko kerja yang bisa saja dialami. Oleh karena itu, penting sekali untuk menjaga dan melindung takmir agar ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam bekerja, mereka sudah memiliki jaminan.
“Melalui BPJS Ketenagakerjaan, mereka dapat memperoleh perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, sehingga jika terjadi risiko, terdapat kepastian manfaat bagi peserta maupun keluarganya,” ujar Zul.
Pihaknya berharap seluruh masyarakat baik secara mandiri ataupun oleh pemerintah, lembaga dan yang lainnya dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan sehingga dapat terbantu bila terjadi risiko sosial.
“Kalau takmir masjid itu kan tidak ada jam batas waktu, dia bisa malam sesuai dengan hubungan dengan tugasnya malam hari. Pokoknya dijamin selama hubungan dengan aktivitasnya sebagai takmir masjid,” imbuh Zul.
Sementara itu, salah satu pengurus Masjid Al-Basyirah, mengapresiasi komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada pengurus masjid dan pekerja keagamaan.
"Semoga menjadi ladang pahala bagi insan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan bagi kita para penggiat masjid, serta bisa diduplikasi di masjid-masjid lain se-Malang Raya," pungkasnya. dwi
Editor : Redaksi