SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah berhasil mencapai angka vaksinasi cukup siginifikan. Keberhasilan ini karena jumlah total capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua sudah mencapai 22.506.593 dosis.
Vaksinasi dosis pertama di Jatim mencapai 47,503% atau sebanyak 14.967.103 masyarakat Jatim telah divaksin dosis pertama. Sementara untuk masyarakat yang telah mendapat vaksinasi dosis kedua sebanyak 23,69 % atau 7.539.490 warga.
Baca juga: Timbunan Sampah Jatim Tembus Jutaan Ton, DPRD Minta Pemprov Bergerak
Data Satgas Covid-19 Jatim per 30 September 2021 menyebut, Kota Mojokerto menjadi wilayah dengan cakupan vaksinasi tertinggi. Vaksinasi dosis pertama di Mojokerto telah mencapai 126,98%. Sedangkan dosis kedua mencapai 81,20�n dosis ketiga ada 67,71%.
Wilayah yang menduduki peringkat dua berdasarkan capaian vaksinasi yakni Kota Surabaya. Capaian vaksinasi dosis pertama di Surabaya sebanyak 106,96%. Sedangkan dosis kedua 70,82�n dosis ketiga 89,12%.
Baca juga: Gandeng Pemprov Jatim, Komdigi Fokus Kembangkan Talenta Digital dan Perlindungan Anak
Untuk daerah yang capaian vaksinasinya terendah yakni di Kabupaten Sumenep. Vaksinasi dosis pertamanya baru mencapai 17,18%, vaksinasi dosis kedua 7,17�n vaksinasi dosis ketiga 62,31%.
Anggota Satgas Kuratif COVID-19 Jatim, dr Makhyan Jibril mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya capaian vaksinasi. Antara lain literasi masyarakat sekitar terhadap Covid-19 dan vaksinasi masih rendah.
Baca juga: Terima Kunjungan Universiti Malaya, Khofifah Tekankan Penguatan SDM Berkelanjutan
Menurutnya, pemerintah sudah menyediakan gerai vaksinasi. Tapi masih terbilang minim peminat.
Ia berharap ada koordinasi antarlini untuk menggelar vaksinasi massal, atau mempermudah jangkauan kepada masyarakat agar bisa menerima vaksin ini sangat diperlukan. Sb2/na
Editor : Mariana Setiawati