SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Elemen masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Loyalis Perubahan (Gelora) Jatim melakukan aksi sembelih Kambing di depan kantor gubernur Jatim, Rabu (6/10/2021). Dalam aksi tersebut mereka menyoroti pengelolaan dana hibah di lingkungan Pemprov Jatim yang amburadul.
Koordinator Gelora Jatim, Mohammad Annur, Tata kelola Dana Hibah di Pemprov Jatim sangatlah buruk, hal itu terbukti dengan adanya realisasi Dana Hibah yang diduga tidak jelas peruntukannya. Bahkan yang selalu terjadi dari tahun ke tahun. penggunaan Dana Hibah tidak dilengkapi dengan SPJ. Pada tahun 2019 sebesar 2,9 Triliun Dana Hibah yang tanpa SPJ dan 2020 ini sebesar 1.6 Triliun dana Hibah tanpa SPJ.
Baca juga: Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset
“Ini menjadi catatan buruk bagi tata kelola keuangan Daerah Jawa Timur, dan berdasarkan hasil pengkajian kami, ini ada faktor kesengajaan dan pembiaran,” jelas pria asal Madura ini.
Baca juga: Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang
Sementara itu, dalam aksinya Gelora menyempatkan diri untuk melakukan penyembelihan hewan kambing. Dikatakan oleh Annur, penyembelihan hewan kambing tersebut sebagai simbol sebagai wujud syukur, karena 2020 ini banyak uang negara khususnya Dana Hibah yang terselamatkan dari perampok anggaran.
“Ada sebesar 40 miliar yang masuk ke daerah Lamongan dimana dana Hibah yang berhasil ditemukan dan harus dikembalikan ke kas daerah, itu artinya uang Negara sebesar 40 miliar terselamatkan dan ini patut disyukuri,” jelasnya. rko
Baca juga: Khofifah Resmikan Gedung Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim, Perkuat Manajemen Logistik Bencana
Editor : Moch Ilham