Program ADEM di Jatim Cetak Puluhan Siswa Papua Tembus PTN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) asal Papua yang selama ini dijalankan di Jawa Timur.

Program tersebut dinilai berhasil mencetak generasi muda Papua yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan memiliki daya saing tinggi.

Apresiasi itu disampaikan menyusul keberhasilan 51 peserta ADEM Papua dan ADEM Repatriasi yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun ajaran 2026/2027.

Sebanyak 26 siswa lolos melalui jalur SNBP dan 25 siswa melalui jalur SNBT.

“Capaian ini sangat membanggakan. Program ADEM tidak hanya membuka akses pendidikan berkualitas, tetapi juga melahirkan generasi Papua yang tangguh, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat nasional,” ujar Khofifah di Surabaya, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen strategis dalam membangun masa depan bangsa sekaligus memperkuat persatuan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kata dia, berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang inklusif bagi seluruh peserta didik, termasuk siswa ADEM dari Papua dan wilayah repatriasi.

“Jawa Timur terbuka sebagai rumah belajar bagi anak-anak dari berbagai daerah. Kami ingin memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu,” katanya.

Khofifah menambahkan, program ADEM tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran nilai keberagaman, toleransi, dan penguatan karakter kebangsaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyebut keberhasilan siswa ADEM menembus PTN menunjukkan potensi besar yang dimiliki generasi muda Papua.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua angkat, serta dedikasi para guru dan tenaga pendidik,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jawa Timur, saat ini terdapat 440 siswa ADEM Papua yang menempuh pendidikan di sejumlah SMA dan SMK di Jawa Timur. Rinciannya, 145 siswa kelas X, 160 siswa kelas XI, dan 135 siswa kelas XII yang telah lulus pada 5 Mei 2026.

Dari jumlah lulusan tersebut, sebanyak 127 siswa telah kembali ke daerah asal di berbagai wilayah Papua, seperti Jayapura, Biak, Nabire, Timika, Merauke, Wamena, Manokwari, dan Sorong.

Sementara delapan siswa lainnya lebih dahulu pulang untuk mengikuti seleksi TNI/Polri maupun pendidikan kedinasan.

Pada tahun ajaran 2026/2027, kuota ADEM Papua di Jawa Timur juga meningkat menjadi 152 siswa, dari sebelumnya 145 siswa. Peningkatan ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap kualitas penyelenggaraan program di Jawa Timur.

“Semakin banyak anak Papua yang mendapatkan akses pendidikan, semakin besar kontribusi dalam mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Khofifah.

Salah satu peserta ADEM, Yazinta Kaipman dari SMAN 1 Kejayan Pasuruan, mengaku merasakan pengalaman positif selama mengikuti program tersebut. Ia menyebut lingkungan sekolah dan masyarakat memberikan penerimaan yang hangat.

“Kami tidak merasa sendiri. Kami diterima dengan baik, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal,” ujarnya.

Ia berharap program ADEM terus berlanjut karena dinilai mampu membuka peluang pendidikan dan pengalaman hidup yang lebih baik bagi anak-anak Papua.

Berita Terbaru

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…