SURABAYAPAGI,Surabaya - PT KAI Daop 8 Surabaya akan menambah operasional kereta api (KA) jarak jauh. Hal ini dilakukan sebagai upaya penyesuaian mengakomodir kebutuhan pelanggan akan hadirnya transportasi yang aman, nyaman dan sehat di masa pandemi Covid-19.
Pada September 2021 Daop 8 Surabaya mengoperasikan keberangkatan 23 KA jarak jauh, kemudian Oktober 2021 bertambah menjadi 29 keberangkatan KA jarak jauh
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026, Stasiun Daop 8 Surabaya Dipadati 48 Ribu Penumpang
“Ini juga untuk mengakomodasi tingginya tingkat kepercayaan pelanggan KA di masa pandemi yang terus meningkat,” kata Luqman Arif di Surabaya Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Jumat (9/10/2021).
Luqman mengatakan, bagi calon penumpang yang akan menggunakan KA jarak jauh harus memenuhi syarat perjalanan yang ditetapkan sesuai SE Kemenhub No 69 tahun 2021.
Syaratnya, wajib rapid Antigen yang berlaku 1x24jam/rapid PCR yang berlaku 2x24jam, wajib menjalani vaksinasi minimal dosis pertama, dan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam) dengan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.
Baca juga: KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang yang Tertinggal
“Untuk saat ini, anak usia di bawah 12 tahun masih belum diperkenankan melakukan perjalanan dengan KA,” kata Luqman seperti yang dilansir Antara.
Sementara itu nama KA jarak jauh yang kini kembali beroperasi sesuai keberangkatan, masing-masing KA Argo Bromo Anggrek, KA Airlangga, KA Gumarang, KA Harina, KA Sembrani, KA Kertajaya tujuan Pasarsenen, KA Dharmawangsa tujuan Pasarsenen.
Baca juga: Antisipasi Jelang Masa Angkutan Lebaran, PT KAI Gelar Diklap Refreshing Pengatur Perjalanan KA
Untuk keberangkatan Surabaya Gubeng yakni KA Mutiara Timur Malam, KA Probowangi, KA Pasundan, KA Argo Wilis, KA Ranggajati, KA Sancaka, KA Sritanjung, KA Jayakarta Premium, KA Bima, KA Wijayakusuma, dan KA Mutiara Selatan,
Keberangkatan Malang masing-masing KA Tawangalun, KA Kertanegara, KA Jayabaya, KA Gajayana, KA Brawijaya, serta KA Malabar.sb1/na
Editor : Mariana Setiawati