Wajib Tahu! Ini Cara Pelamar Negosiasi Gaji dengan HRD

surabayapagi.com
Interview lamaran kerja (Ilustrasi)

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tidak sedikit pelamar yang masih saja kebingungan saat negosiasi gaji. Trik awal untuk bisa negosiasi dengan mudah adalah dengan membuat CV dan resume profesional. Bagaimana cara membuat resume terbaik bisa kamu cari tahu di situs ini.

Selain membuat CV dan resume yang profesional ada beberapa cara lain yang perlu diikuti berikut ini.

 

Tips Negosiasi Gaji pada Saat Wawancara Kerja

 Tahapan negosiasi gaji itu sangatlah penting bagi pelamar kerja. Jika terlalu rendah nominalnya apalagi dengan tanggung jawab besar tentu kamu akan merasa rugi. Ingatlah bahwa kamu bekerja bukan sekedar satu atau dua bulan saja.

Komunikasi sangat penting dalam negosiasi dan biasanya sulit dilakukan oleh para lulusan baru. Tujuannya adalah supaya kamu bisa mendapatkan gaji sesuai dengan yang diharapkan.

 

Supaya tujuan tersebut tercapai, kamu bisa mengikuti beberapa tips negosiasi berikut ini.

1. Menyebutkan Nominal Gaji Terakhir

Bagi kamu yang sudah pernah berpengalaman kerja, trik negosiasi paling ampuh adalah dengan menyebutkan gaji terakhir. Tujuannya adalah untuk memberikan ekspektasi gaji yang lebih tinggi daripada pengalaman kerja sebelumnya.

Mengutarakan gaji kepada HRD ini juga bisa jadi bahan pertimbangan akan kesanggupan perusahaan untuk memberikan gaji tersebut. Biasanya penjelasan soal gaji dari pengalaman kerja sebelumnya diterapkan di awal negosiasi.

 

2. Menghindari Penggunaan Kata Negatif

Pada saat HRD memberikan nominal dan ternyata kamu kurang menyukai penawaran tersebut, jangan gunakan kata negatif untuk menjawabnya. Jauh lebih baik jika kamu menghindari kata negatif yang tampak memberikan penolakan secara langsung.

Banyak jawaban lain yang tidak mengandung kata negatif namun mengandung penolakan secara halus. Misalnya saja, Saya lebih suka untuk gaji nominal … . Jawaban ini akan jauh lebih enak didengarkan HRD.

 

3. Negosiasi Mengenai Tunjangan

Bukan hanya gaji pokok saja yang jadi bahan pertimbangan ketika negosiasi. Kamu juga perlu mengetahui tunjangan apa saja yang akan diberikan oleh perusahaan. Percuma saja jika gaji pokok tinggi, namun kamu tidak memperoleh benefit lain.

Misalnya saja makan siang gratis, lembur yang dibayar per jam, mess, tunjangan kesehatan sampai ke keluarga, dll. Setiap perusahaan memiliki penawaran yang berbeda-beda, kamu wajib menanyakannya ke HRD.

 

4. Riset Berapa Jumlah Gaji di Posisi yang Sama

Sebelum melakukan wawancara, penting sekali melakukan riset untuk bahan negosiasi. Saat ini ada banyak website yang bisa kamu kunjungi untuk mengetahui berapa kisaran gaji di perusahaan pada posisi tertentu.

Mengetahui besaran gaji ini memudahkan kamu untuk tahu berapa rata-rata gaji yang diberikan. Sehingga kamu tidak memberikan penawaran yang terlalu rendah atau tinggi.

Tidak ada bedanya seperti ketika menawar barang saat belanja, negosiasi gaji juga bisa dilakukan dengan mudah, jika kamu tahu harga pasarannya.

 

5. Tonjolkan Mengenai Kemampuan

Pada saat HRD mengajukan nominal gaji yang kurang sesuai, kamu bisa memberikan informasi mengenai kemampuan yang dimiliki. Hal ini juga jadi bahan pertimbangan besar sebagai perbandingan dengan kandidat lain.

Tidak sedikit yang mengandalkan trik ini untuk meningkatkan gaji yang diberikan. Sambil menonjolkan skill pastikan jangan nada terlihat sombong. Selain itu jangan memasukan unsur kebutuhan pribadi.

Contohnya saja kamu masih memiliki cicilan motor atau tanggungan karena sudah berkeluarga. Informasi ini justru akan membuat HRD melihat kamu tidak profesional.

 

6. Pastikan Tetap Tenang dan Ramah

Tidak sedikit juga yang kaget atau merasa disepelekan karena gaji yang ditawarkan ternyata kecil. Padahal kamu mungkin memiliki skill yang mumpuni dan pengalaman kerja baik.

Jangan sampai hal tersebut mempengaruhi emosi dan tampak jelas pada sikap. Selama negosiasi berlangsung kamu harus tetap tenang serta ramah dalam menghadapinya.

Siapa tahu juga bahwa HRD sedang menguji emosional kamu saat negosiasi. Jika kamu bisa tetap tenang artinya kemampuan negosiasi kamu sangatlah baik.

 

7. Jangan Ragu untuk Bertanya Terlebih Dahulu

Tips ini bisa dilakukan oleh lulusan baru yang belum memiliki pengalaman dan kurang tahu berapa gaji yang sebaiknya didapatkan. Kamu tidak perlu ragu atau malu untuk bertanya dahulu mengenai gaji.

Pertanyaan seperti ‘’Apakah negosiasi dari gaji yang ditawarkan bisa dilakukan?’’ bisa diungkapkan. Tanpa pertanyaan ini di awal kamu lulusan baru hanya akan memperoleh gaji UMK atau bahkan di bawahnya.

Jangan sampai kamu merasa rugi di akhir karena sudah terlanjur menerima tawaran kerja tanpa negosiasi gaji. Oleh karena itu ungkapkan pertanyaan ini tanpa ragu.

 

Sampai pada tips ketujuh, kamu sudah bisa melakukan negosiasi dengan lancar. HRD selalu menerima semua penawaran dan mempertimbangkan ulang dari semua kandidat yang masuk.

Jadi pastikan proses negosiasi yang dilakukan cukup berkesan dan membuat HRD memilihmu dengan gaji yang tepat.

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru