Perkuat Ketahanan Pangan, Petani Mojokerto Mendapat Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota saat membuka Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura bagi anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kota Mojokerto di Gedung PLUT Maja Citra Kinarya pada Senin (27/4).  SP/ DWI
Walikota saat membuka Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura bagi anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kota Mojokerto di Gedung PLUT Maja Citra Kinarya pada Senin (27/4).  SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura bagi anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kota Mojokerto di Gedung PLUT Maja Citra Kinarya pada Senin (27/4). 

Dalam pelatihan yang diikuti oleh 75 petani padi dan 50 petani jeruk ini, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan prioritas nasional yang harus didukung seluruh daerah, termasuk Kota Mojokerto, meskipun memiliki keterbatasan lahan pertanian.

“Karena ketahanan pangan ini merupakan prioritasnya Bapak Presiden Prabowo, jadi di semua daerah, tidak peduli kota sekalipun, tetap wajib untuk ikut mendukung program ketahanan pangan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Pemkot Mojokerto telah melakukan berbagai langkah konkret, di antaranya melalui program Luas Tambah Tanam (LTT) serta pendampingan pertanian yang berdampak pada peningkatan produktivitas hasil panen serta menyalurkan bantuan kepada petani berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), subsidi pupuk, serta pestisida.

“Kalau yang sebelumnya per hektare itu hanya kisaran 6,5 ton, Alhamdulillah sudah beberapa kali panen insyaallah mulai tahun 2025 kemarin sudah 8,2 ton per hektarnya,” terangnya.

Ning Ita juga menekankan untuk pengembangan hortikultura sebagai bagian dari integrasi sektor pertanian dengan pariwisata, khususnya di kawasan bantaran Kali Ngotok. Serta pentingnya peran masyarakat dalam memanfaatkan peluang ekonomi dari berbagai event yang diselenggarakan pemerintah, khususnya di wilayah barat Kota Mojokerto.

“Ke depan saya akan terus berkomitmen untuk membuat event-event di wilayah barat. Jadi tolong kesempatan itu juga dimanfaatkan semaksimal mungkin," tambahnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Mojokerto Novi Rahardjo, menyampaikan pelatihan ini merupakan bagian dari program penyuluhan pertanian. Dengan berbagai materi yang telah disiapkan mulai dari strategi pengembangan tanaman pangan dan hortikultura perkotaan, hingga antisipasi dan mitigasi terkait hidrometeorologi.  

“Kemudian untuk bahan ajar kami juga akan men-support teman-teman itu mulai dari rodentisida, insektisida, bibit cabai serta gandasil dan beberapa penangkal hama lainnya,” jelas Novi

Penyerahan bahan ajar secara simbolis kepada perwakilan petani menjadi penanda dimulainya yang dilaksanakan selama dua hari yaitu pada 27 dan 30 April 2026. dwi

Berita Terbaru

Cara Aman Mendapatkan Tambahan Modal Usaha Tanpa Harus Mengorbankan Aset

Cara Aman Mendapatkan Tambahan Modal Usaha Tanpa Harus Mengorbankan Aset

Senin, 07 Sep 2026 14:50 WIB

Senin, 07 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam perjalanan membesarkan usaha, akan selalu ada momen di mana Anda dihadapkan pada kebutuhan mendesak, mulai dari lonjakan…

Unit Laka Polres Blitar Dalami Tabrakan 3 Motor Beruntun, Siswi 16 Tahun Tewas di TKP

Unit Laka Polres Blitar Dalami Tabrakan 3 Motor Beruntun, Siswi 16 Tahun Tewas di TKP

Senin, 07 Sep 2026 14:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa kecelakaan yang terjadi tiga  pengendara motor, di jalan umum Kelurahan Tawangsari Kec.Garum Kabupaten Blitar pada Senen 7 …

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemdes Kebonsari Candi Gelar Karnaval Budaya dan Sound Horeg

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemdes Kebonsari Candi Gelar Karnaval Budaya dan Sound Horeg

Senin, 07 Sep 2026 14:41 WIB

Senin, 07 Sep 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Semangat nasionalisme ditunjukkan oleh warga Desa Kebonsari Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, Minggu ( 6 September 2026 sore .…

Adu Presisi Pasang Keramik di Surabaya, Pemenang Sika Tiler Competition 2026 Berpeluang Wakili Indonesia ke China

Adu Presisi Pasang Keramik di Surabaya, Pemenang Sika Tiler Competition 2026 Berpeluang Wakili Indonesia ke China

Senin, 07 Sep 2026 14:13 WIB

Senin, 07 Sep 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 120 ahli pasang keramik dari berbagai wilayah di Jawa Timur beradu keterampilan dalam Sika Indonesia Tiler Competition 2026 d…

Gencarkan Uji Tera Timbangan, Pemkab Gresik Jaga Kejujuran Transaksi di Pasar

Gencarkan Uji Tera Timbangan, Pemkab Gresik Jaga Kejujuran Transaksi di Pasar

Senin, 07 Sep 2026 13:09 WIB

Senin, 07 Sep 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Guna memastikan transaksi perdagangan di pasar tradisional berlangsung secara adil dan jujur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik…

Stok Terbatas, Harga Cabai Rawit di Ponorogo Naik Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Terbatas, Harga Cabai Rawit di Ponorogo Naik Tembus Rp70 Ribu per Kg

Senin, 07 Sep 2026 12:35 WIB

Senin, 07 Sep 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Diakibatkan stok yang terbatas, memicu harga cabai rawit di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan. Sehingga, dampaknya…