SURABAYAPAGI, Ponorogo - Setelah sempat tertunda dua tahun lantaran adanya pandemi Covid-19 yang melanda, tahun ini sebanyak 510 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Ponorogo akan berangkat ke Tanah Suci pada bulan Juni 2022.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo, Tohari mengatakan, bulan Februari 2022 ini pihak imigrasi siap mengakomodir kebutuhan para calon jemaah haji.
Baca juga: Stok Terbatas, Harga Cabai Rawit di Ponorogo Naik Tembus Rp70 Ribu per Kg
"Hingga saat ini ada 22 calon jamaah haji Ponorogo yang paspornya experied dan harus melakukan pembaharuan di imigrasi. Dan calon jamaah haji diharapkan sudah melaksanakan vaksin Covid-19 dosis 1 dan 2," kata Tohari Sabtu (29/1/2022).
Pihak Kemenag pun sudah berkoordinasi dengan Dinkes untuk pelaksanaan vaksin. "Untuk vaksin booster, kami juga sudah koordinasi dengan Dinkes dan bisa dilakukan di Puskesmas," jelas Tohari.
Baca juga: Puncak Kemarau, Ponorogo Dropping 31 Ribu Liter Air Bersih ke Desa Terdampak
Ia pun mengungkapkan ada sebanyak 77 calon jemaah haji dilimpahkan atau digantikan oleh ahli warisnya, "Karena meninggal dunia atau sakit," ulas Tohari.
Menurutnya ada beberapa syarat bagi yang menerima pelimpahan, ahli waris harus memenuhi pra-syarat antara lain minimal berusia 12 tahun serta menunjukkan bukti jika calon jemaah haji tidak bisa berangkat karena sakit atau meninggal dunia dengan akta Kematian. "Surat itu harus ditunjukkan dari instansi atau pihak terkait," papar Tohari.
Baca juga: Fenomena Karhutla Hanguskan 10 Hektare Hutan Perhutani di Bungkal Ponorogo
Selama tahun 2020 hingga 2021 Kantor Kemenag Ponorogo telah mencatat sebanyak 2.406 calon jamaah haji yang mendaftar.
"Jika ada calon jemaah haji (CJH) yang mendaftar tahun 2022 ini dimungkinkan akan berangkat tahun 2053 mendatang," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Ponorogo,Tohari.pnr
Editor : Mariana Setiawati