Nobar Miracle in Cell No 7, Kalapas Mojokerto Ajak Refleksi Diri

surabayapagi.com
Kalapas Mojokerto saat memberikan pesan sambutan sebelum nobar

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Internalisasi dan nonton bareng (nobar) film Miracle in Cell No 7 membuat puluhan petugas Lapas Mojokerto terhibur sekaligus refleksi diri.

Sepanjang film, mereka yang biasa bergelut dengan para napi ini larut dalam cerita. Tawa hingga banjir air mata menjadi pemandangan yang terlihat di CGV Sunrise Kota Mojokerto, Kamis (8/9) sore.

Film Miracle merupakan film pembuatan ulang dari adaptasi film yang bertajuk sama asal Korea Selatan yang pernah di rilis pada tahun 2003 silam. Dan film remake versi Indonesia mulai ditayangkan kamis ini.

Kegiatan internalisasi ini bertujuan untuk memberikan penguatan petugas Lapas Mojokerto tentang nilai-nilai dalam membina Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam melaksanakan tugas.

Film ini mengingatkan kepada seluruh petugas Lapas Mojokerto untuk melayani dengan setulus Hati kepada warga binaan pemasyarakatan dan para masyarakat atau pengunjung.

Kalapas Mojokerto, Dedy Cahyadi menyampaikan kepada seluruh petugas Lapas Mojokerto untuk senantiasa bertugas dengan sepenuh hati.

“Bagaimana kita sebagai Petugas Pemasyarakatan yang bertugas di Lapas dalam memperlakukan warga binaan, karena yg ada di dalam belum tentu dia bersalah, tapi bisa saja hanya jadi korban," pesannya.

Dedy berharap dengan melihat film ini semoga ada deskripsi yang nyata sehingga naluri dan insting perugas sebagai pembina itu tidak tumpul dan terasah kembali.

"Saya berharap kita bisa mengambil itibar dari film ini, agar tercapai kinerja pelayanan kepada WBP dan pengunjung yang optimal serta menjaga semangat dan integritas dalam bertugas agar selalu tinggi," pungkasnya. Dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru