Pedagang Setujui Pindah, Relokasi Pasar Tanjung Anyar Bakal Berjalan Mulus

surabayapagi.com
Para pedagang saat menggelar dialog lanjutan di Rest Area Gunung Gedangan

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Upaya relokasi pedagang tumpah di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto yang ditargetkan rampung tanggal 26 Oktober nanti dipastikan bakal berjalan mulus.

Sebanyak 165 pedagang tumpah yang tersebar di Jalan Residen Pamuji, HOS Cokroaminoto dan Jalan KH Nawawi akhirnya sepakat untuk dipindah.

Ani Wijaya, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto menjelaskan pihaknya secara intens terus melakukan koordinasi dengan pedagang untuk melakukan fasilitasi relokasi dengan mengedepankan sistem komunikasi win win solution.

"Setelah kemarin kita buka dialog dengan para pedagang, akhirnya ada titik temu. Sebanyak 32 pedagang buah yang berasal dari Kota Mojokerto maupun luar Kota Mojokerto yang sebelumnya menolak di pindah akhirnya meminta di relokasi di Rest Area Gunung Gedangan," ujarnya.

Gayung bersambut, lanjut Ani, permintaan tersebut mendapat persetujuan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari. Petinggi Pemkot ini langsung memberikan ijin untuk area bawah Rest Area Gunung Gedagangan ditempati pedagang buah. Sedangkan area atas tetap untuk pedagang makanan dan minuman.

"Siang tadi dilakukan pengukuran lokasi dan pengundian lapak. Total terdapat 32 pedagang, dimana 12 pedagang besar sudah mengambil undian dan 22 pedagang eceran. Sisanya meminta di fasilitasi relokasi ke dalam Pasar Tanjung," tegasnya.

Masih kata Ani, para pedagang juga menyetujui untuk segera relokasi paling lambat tanggal 25 Oktober besok. Ini setelah dilakukan penyekatan lokasi oleh pihak Diskopukmperindag.

"Relokasi para pedagang buah di Rest Area Gunung Gedangan ini selanjutnya akan merubah ikon tempat tersebut, selain sebagai pusat kuliner juga menjadi pusat buah," pungkasnya. Dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru