SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Akhir-akhir ini di daerah Surabaya barat sering turun hujan yang cukup lebat dan membuat beberapa daerah mengalami banjir lebih tepatnya di daerah Tengger. Beberapa hari yang lalu memang terpantau jalan tengger mengalami banjir seperti biasanya.
Guna mengantisipasi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuat proyek pelebaran jalan di beberapa daerah surabaya barat. Dengan adanya pelebaran jalan ini, Pemkot Surabaya berharap tidak akan terjadi banjir lagi di daerah Surabaya Barat.
Baca juga: Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87 Persen pada 2025, Pemkot Fokus Kembangkan Ekraf dan Pariwisata Kota
Namun sayangnya, imbas dari pelebaran jalan mengganggu aktivitas warga dan pedagang atau umkm di daerah Tengger. Salah satunya penjual bakso di sekitar tempat pelebaran jalan yang harus menutup warung baksonya.
Baca juga: Tindaklanjuti Instruksi Mendagri, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA saat Lebaran
“Cukup lama hampir 4 bulan saya tutup warung bakso saya, dan banyak yang mengeluh warga, karena akses keluar masuk di depan gang kan terganggu” ujar Lan penjual bakso.
Kesulitan pekerja proyek adalah ketika membongkar jalan yang berada tepat di depan gapura dan untuk itudi berlakukan sistem lembur sampai jam 11 malam agar berjalan proyek dengan cepat.
Baca juga: Gandeng Kejati Jatim, Pemkot Surabaya Serius Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Ketiga
Lan berharap pengerjaan pelebaran jalan ini selesai dan tidak terjadi banjir lagi. Namun, menurut Lan, perlu diperhatikan ketika pengerjaan proyek pelebaran jalan di daerah Tengger harus melihat kondisi warga dan pedagang agar tidak terganggu. dri
Editor : Redaksi