SURABAYAPAGI.COM, Jember - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember, Yukon Afrinaldo mengungkapkan bahwa segala pernak-pernik seni budaya yang tumbuh-kembang dikalangan masyarakat merupakan potensi ekonomi yang luar biasa. Hal tersebut diungkapkan dalam acara Festival Literasi yang digelar di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Senin (12/12).
Dalam rangka itulah, pihak BI Perwakilan Jember yang bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menginisiasi kegiatan pendokumentasian pernak-pernik seni budaya dalam bentuk tulisan (buku) dengan melibatkan beberapa penulis.
Baca juga: BI Terbitkan Kartu Kredit Indonesia
"Seni budaya itu sangat menarik, dan memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Dalam rangka itulah BI terlibat. Kita pilih Desa Kemiren karena kultur dan seni-budayanya masih sangat kental. Kedepan, bagaimana segala pernak-pernik budaya Osing Kemiren bisa terdokumenkan menjadi buku. Bisa jadi buku itu nanti sebagai 'buku putihnya' Masyarakat Osing Kemiren," ungkap Kepala Perwakilan BI yang biasa dipanggil Aldo itu.
Baca juga: Rupiah Bergerak Datar Euforia Pasca Rilis MCSI Memudar
Baca juga: Destry Damayanti,Kandidat Tunggal Gubernur BI
Menariknya, acara Festival Literasi dengan narasumber Dosen Antropologi Universitas Gajah Mada, DR Made Pande Kutanegara dan juga dihadiri Bupati Ipuk Fiestiandani itu juga mengundang-hadirkan beberapa tokoh masyarakat adat Desa Kemiren. Selain itu juga hadir tokoh masyarakat dari Desa Adat Penglipuran, Bali, dan tokoh adat dari Kampung Naga, Jawa Barat. bud
Editor : Moch Ilham