SURABAYAPAGI.COM, Batu - Ganisa Pratiwi Rumpoko resmi dilantik sebagai ketua umum (ketum) Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Batu periode 2022-2026 di Graha Pancasila Balaikota Among Tani Kota Batu, Rabu (14/12). Selain melantik Ganisa Rumpoko, pengurus Askot PSSI Kota Batu juga resmi dilantik.
Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim, Ahmad Riyadhub.Ganis Rumpoko resmi terpilih saat Kongres Luar Biasa (KLB) pada Minggu (23/10/2022) lalu. Ganis adalah pemilik SSB Batu Football Academy (Bafa).
Baca juga: Pesona Destinasi Hutan Pinus Bukit Jengkoang Batu, Surga Tersembunyi Bak Pedesaan Swiss
Setelah resmi dilantik, Ganis Rumpoko dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengurus merupakan wajah-wajah baru, anggota DPRD dan bahkan lurah serta kepala desa.
Sebagai Ketua Askot perempuan pertama di Jawa Timur, putri Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko ini memiliki beberapa program unggulan untuk memajukan dunia sepak bola. Namun, ia menjelaskan bahwa tidak ada proses yang instan untuk meningkatkan kelas dunia persepakbolaan Kota Batu.
“Fokus saya nanti yaitu melakukan langkah pembinaan usia dini dan menggulirkan kompetisi yang sehat dengan cara membentuk badan liga di Kota Batu,” kata Ganis Rumpoko, Rabu (14/12/2022).
Ganis berharap sepak bola di Kota Batu bisa lebih baik dan profesional, meski ada beberapa hal yang memang belum sempurna.
Baca juga: Jelang Nataru 2025/2026, Volume Lalu Lintas Kota Batu Diprediksi Naik 20 Persen
“Makanya kita akan optimalkan nanti, namun semua butuh terobosan dan inovasi-inovasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ganis menambahkan, ketika ada kompetisi antar SSB yang ternyata saat gelaran pesertanya cuma sedikit itu menjadi tantangan baginya dan pengurus untuk berinovasi.
“Saya harap akan ada banyak SSB agar terafiliasi, hingga nanti bisa mewujudkan kompetisi yang dinamis,” harapnya.
Baca juga: Angka Wisatawan Turun 30 Persen, Disparta Batu Gencarkan Promosi Jelang Nataru 2025/2026
Beberapa inovasi yang ditawarkan adalah pemakaian atribut Persikoba di hari tertentu. Kemudian konseling tentang pembentukan tim sepak bola dan pembangunan lapangan sepak bola di desa kelurahan.
"Saya akan mendorong bagaimana lapangan sepak bola di desa/kelurahan dibangun agar memiliki standar. Tujuannya agar bisa disewakan dan bisa menjadi sport tourism sehingga berdampak positif pada ekonomi warga setempat," pungkasnya. bt
Editor : Redaksi