Venna: Jam 03.00 Pagi, Dia Bangunkan Saya, Ajak...

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jujur, saat itu saya datang ke Kediri untuk bertemu dengan konstituen. Ini karena saya berencana maju sebagai bakal calon legislatif DPR RI melalui Partai Perindo.

Saya tak menyangka saat berangkat ke Kediri kondisi asam lambung saya sedang tidak normal. Ini yang, menyebabkan saya muntah-muntah dan sulit makan.

Baca juga: Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Sepanjang perjalanan dari Jakarta menuju Kediri, Ferry sudah meminta 'jatah' bila mereka sudah sampai di tujuan.

Benar, begitu sampai di Kediri pada Sabtu (7/1) malam, saya tambah merasa sakit dan kelelahan. Saya langsung tertidur di kamar setelah mengonsumsi obat asam lambung.

Saya tak menyangka, saat saya masih tidur, jam 03.00 WIB Ferry membangunkan saya mengajak melakukan hubungan. Berhubung saya masih capek, saya enggak mau diajak hubungan.

Apalagi saya mau kerja, Minggu besok pagi (8/1/2023). Hari itu, saya sudah janji ke Tulungagung dengan teman-teman struktur dan masyarakat.

Puku 06.00 WIB pagi saya bangun, saya dikirimin link. Saya disindir, "Inilah dosa perempuan, harusnya tidak begitu."

Sindiran itu menggangu saya.

Saya bilang 'sekarang saya sudah berhijab. Tapi dia nekad. Dia towel semua organ saya, dan kasar lah. Kami lalu ribut. Dan saya bilang kalau mau kerja. Akhirnya dia peluk dan dia minta maaf.

Baca juga: Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Namun pertengkaran saya dengan dia belum berhenti. Ketika saya bersiap berangkat ke Tulungagung, dia kembali bertengkar. Ini setelah saya menutup pintu kamar mandi. pertimbangan saya, dia sedang buang hajat.

Nah, sekitar jam 07.00 WIB saya sedang dandan. Maka saya tutup pintu kamar mandi. Apalagi saya mual. Dan dia marah lagi.

Saya bilang merasa sudah capek. Juga saya tegaskan kalau saya mau kerja.

Dan ini jadi pemicunya. Sampai akhirnya berantem dan saya histeris.

Baca juga: Pledoi Terdakwa KDRT Psikis Vina Ditolak Jaksa, Ancaman Penjara di Depan Mata!

Pertengkaran ini yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan Ferry berupa 'mengunci' saya.

Wajah saya didorong keras, sampai hidung saya sakit mengeluarkan darah.

Saya keluar dari kamar hotel sambil berteriak dengan hidung saya bercucuran darah.

Saya minta tolong kepada pihak hotel untuk dipanggilkan polisi. Dia masih di kamar. n rmc

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru