Penuhi Syarat Kelistrikan Stadion GBT, PLN Dukung Penuh Gelaran Piala Dunia U-20

surabayapagi.com

SurabayaPagi, Surabaya - Fédération Internationale de Football Association (FIFA) melakukan final inspection atau inspeksi terakhir untuk memastikan kesiapan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi salah satu venue gelaran Piala Dunia U-20, Minggu (26/3/2023).

Saat melakukan final inspeksi, FIFA menyampaikan beberapa aspek yang harus dipenuhi sebagai persyaratan dan kelayakan standart internasional untuk menjadi venue Piala Dunia U-20.

Stadion GBT Surabaya merupakan stadion yang telah memenuhi syarat dalam hal kelistrikan. Hal ini dikarenakan kelistrikan yang ada pada stadion GBT disupport penuh oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur.

Guna menunjang kelayakan GBT sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20, PLN menyiapkan 6 genset mobile, 3 Unit Gardu Bergerak (UGB), 15 Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas total sebesar 1.900 kVA, dan 180 Personel untuk mengamankan suplai pasokan inti gardu listrik yang terdiri dari 3 suplai penyulang yakni penyulang GBT, penyulang GH Tandono dan penyulang Randupadangan.

Sesuai dengan rekomendasi FIFA yang ingin selama pertandingan kelistrikan Broadcast Room terpisah sistem dengan kelistrikan Stadion, PLN menyiapkan UPS khusus yang memasok keandalan listrik untuk Media Center/Broadcast Room.

"Untuk kegiatan penyiaran broadcast titik peralatan dan perlengkapan PLN sudah ditetapkan dan keberadaannya berada di Gate 20 dengan luas area 200m2 dan untuk beban supply Broadcast Domestic Power (BDP) dan Broadcast Technical Power (BTP) akan diinfokan secara resmi oleh LOC. Intinya PLN akan terus bersiap penuh terhadap segala kemungkinan," papar Lasiran, General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Timur.

PLN memastikan seluruh pemeliharaan kelistrikan maupun optimalisasi jaringan akan selesai pada pekan ke-3 bulan April tahun ini.

"Kami berkomitmen penuh untuk mendukung penuh acara besar ini. Seluruh area stadion dan semua venue pendukung, akan dilistriki dengan pasokan yang andal dan terbaik," pungkas Lasiran.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, pengecekan dilakukan berdasarkan hasil dari rekomendasi FIFA sebelum-sebelumnya. Menurutnya, seluruh rekomendasi yang telah dilakukan inspeksi terakhir hari ini berjalan dengan baik. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru