Untuk Pantau Perkembangan Pembangunan dan situasi terkini di berbagai daerah

Jokowi akan Keliling Indonesia

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI..COM : Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum Projo Budi Arie pada awal bulan ini. Sekjen Projo, Freddy Alex Damanik, menyebutkan, dalam pertemuan itu, Jokowi mengatakan telah pulih 99 persen dan berencana untuk keliling Indonesia pada Juni 2026.

 

Untuk apa?

            Menurut beberapa petinggi Projo yang dikonfirmasi Selasa (12/5), rencana perjalanan Jokowi mencakup agenda berkeliling seluruh Nusantara, kemungkinan besar adalah untuk memantau langsung perkembangan pembangunan dan situasi terkini di berbagai daerah.
Selama ini, pemberitaan terkait kondisi kesehatan mantan Jokowi menjadi perbincangan hangat di media sosial.

            Publik menyoroti beberapa dugaan kejanggalan yang memicu spekulasi bahwa sakit yang dialami Jokowi hanyalah rekayasa. Isu ini bermula saat muncul foto Jokowi yang memperlihatkan kulit wajahnya tampak berbeda.

            Dalam foto yang tersebar, terlihat bercak-bercak kemerahan di area wajah, dahi, dan leher. Perubahan penampilan tersebut memicu kekhawatiran banyak pihak, hingga netizen ramai-ramai mendoakan kesembuhan Jokowi

            Dugaan ini sempat menjadi perdebatan publik, hingga akhirnya banyak media memberitakan bahwa foto tersebut asli dan menggambarkan kondisi Jokowi yang memang sedang sakit. Denny Siregar, seorang pegiat media sosial, ikut menyoroti isu ini.

            Dia mempertanyakan mengapa tidak ada pemberitaan mengenai pejabat atau keluarga dekat yang menjenguk Jokowi, seperti Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep, atau pejabat loyalis seperti Budi Arie Setiadi.

            “Biasanya kalau Pak Jokowi sakit, pejabat dan orang-orang dekatnya langsung berbondong-bondong menjenguk. Kenapa sekarang sepi? Kok tumben nggak ada kabar penjengukan?” sindir Denny Siregar dalam unggahan media sosialnya, pekan lalu.

            Kondisi ini menimbulkan dugaan dari sebagian masyarakat bahwa sakit Jokowi mungkin saja tidak benar adanya. Tokoh lain yang turut meragukan kabar sakit Jokowi adalah Adhi M. Massardi.
Dia bahkan menilai bahwa publik terlalu mudah percaya, mengingat rekam jejak Jokowi yang menurutnya penuh dengan kebohongan.

            "Kalau selama ini sering bohong, kenapa dalam soal sakit kita percaya? Saya yakin ada rencana besar di balik ini semua," ujar Adi dalam pernyataannya yang tersebar di media sosial.

            Adi Massardi juga menuding bahwa sakit ini bisa saja hanyalah bagian dari strategi politik tertentu yang tengah disiapkan Jokowi. Sementara, Dr. Tifa, seorang dokter yang dikenal sering mengkritisi Jokowi, ikut memberikan analisanya.

            Dia menyoroti kondisi wajah Jokowi yang tampak tidak sehat, serta tonjolan di bagian perut yang terekam dalam salah satu foto ulang tahun Jokowi di Solo pada 21 Juni 2025 kemarin.

 

Ada Tonjolan di Perut Jokowi

            Menurut Dr. Tifa, tonjolan di perut Jokowi mengindikasikan kemungkinan penggunaan alat CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis), yang biasanya digunakan oleh pasien dengan gangguan ginjal.

            "Pak Jokowi sakit serius. Itu tidak bisa dibiarkan tanpa perawatan terbaik. Ada luka memanjang di leher yang pasti gatal sekali rasanya. Saya sarankan segera dirawat di rumah sakit, jangan hanya rawat jalan," tulis Dr. Tifa dalam cuitannya. Isu ini memicu perdebatan di kalangan netizen.
Ada yang percaya bahwa Jokowi memang sedang sakit dan berharap ia segera sembuh.

            Namun, ada juga yang curiga bahwa ini hanyalah bagian dari strategi atau manuver politik tertentu. Beberapa pendukung Jokowi menilai bahwa fitnah dan spekulasi seperti ini justru menunjukkan kebencian yang sudah berlebihan.

            Mereka menegaskan bahwa media-media kredibel sudah mengonfirmasi kondisi Jokowi, dan menuding pihak yang menuduh sakitnya bohong sebagai kelompok yang tidak mampu menerima fakta.

Sementara, dari keterangan ajudan Jokowi mengatakan bahwa Jokowi semakin membaik, hanya saja ada sedikit peradangan. Kesehatan Namun memang, aktivitas Jokowi terlihat menurun dalam beberapa waktu terakhir. Publik dihadapkan pada dua sisi, antara mereka yang percaya bahwa Jokowi benar-benar sakit, dan mereka yang curiga bahwa sakit tersebut hanyalah rekayasa.

 

Berdiskusi Dengan Relawan

Adapun pertemuan Jokowi dan Budi Arie terlaksana pada Rabu (1/5/2026) di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Dalam video yang diunggah Freddy, Budi Arie dan Jokowi tampak di sebuah area makan.

Budi Arie dan Jokowi bicara empat mata secara serius. Freddy mengatakan pertemuan ini dalam rangka berdiskusi dengan relawan.
"Ada banyak pimpinan relawan, namun dalam pertemuan tersebut Budi Arie dan Pak Jokowi ada pembicaraan empat mata lebih kurang 20 sampai 30 menit," kata Freddy kepada wartawan, Selasa (12/5).

Ia mengatakan pertemuan relawan daengan Jokowi bakal digelar rutin dalam rentang waktu tiga bulan. Freddy mengatakan kondisi Jokowi sudah pulih 99�n siap berkeliling Indonesia untuk menyerap aspirasi rakyat.

"Nanti akan ada pertemuan rutin Pak Jokowi dengan relawan, disepakati sekali dalam 3 bulan, tapi tetap pintu Pak Jokowi selalu terbuka kapan saja untuk para relawannya," ujar Freddy.

"Kata Pak Jokowi 99% (pulih), Juni mungkin beliau sudah akan keliling Indonesia untuk menyapa rakyat," tambahnya.
Projo mengatakan ketokohan Jokowi masih berpengaruh terhadap politik Indonesia. Ia menyebutkan Jokowi akan menyerap aspirasi ditemani oleh para relawan.

"Bahasanya beliau sih menyapa rakyat, tidak ada agenda khusus. Tapi kami yakini Pak Jokowi adalah insan politik yang masih sangat dicintai rakyat dan karena itu masih punya pengaruh dalam politik Indonesia. Nanti sewaktu turun ke masyarakat akan didampingi relawannya," tambahnya.

 

Tak ada Bahasan Politik

Freddy mengatakan Jokowi masih menerima sejumlah aspirasi terkait kondisi masyarakat saat ini. Ia menyebutkan, dalam pertemuan dengan Budi Arie, tak ada pembahasan soal partai politik yang dituju oleh ayah Ketum PSI Kaesang Pangarep itu.

            "Dalam pertemuan itu, Pak Jokowi juga menyatakan sampai sekarang beliau masih selalu menerima informasi dan masukan dari masyarakat Indonesia dari Papua sampai Aceh tentang kondisi masyarakat Indonesia," kata Freddy.

            "Kepada Projo, Pak Jokowi belum pernah mengatakan bergabung ke partai mana pun, termasuk mengajak Projo gabung ke partai mana pun, makanya teman-teman Projo masih ada di berbagai partai, termasuk di partainya Mas Kaesang PSI, teman-teman Projo juga banyak yang bergabung," imbuhnya. n bin, jk, erc, rmc

 

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…