SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Sehabis antarkan jualan baju (pakaian jadi) mobil yang dikemudikan Syaiful Mustakim (48) warga Jalan Kangean RT 5/RW 5 Kelurahan/Kec Sananwetan Kota Blitar ludes terbakar, untuk Syaiful sendiri dalam kondisi selamat.
Baca juga: Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Kejadian terbakarnya Mobil jenis Suzuki Cary AG 1907 LE yang terjadi pada Kamis (20/4) pukul 10.30 di jalan Raya Sambong Kecamatan Kanigoro Kab.Blitar tersebut dibenarkan Kasat Lantas Polres Blitar AKP Mursid Budi Hartanto melalui Iptu Udhiyono Kasi Humas Polres Blitar.
Menurut Udhiyono, kejadian awal setelah Syaiful mengisi BBM di SPBU Selopuro untuk menuju pulang ke rumahnya setelah antarkan dagangannya.
"Sesuai keterangan korban, sekitar pukul 05.00 berangkat dari rumah untuk mengantarkan baju atau pakaian jadi di beberapa toko pelanggannya di pasar Ngadri Kec Binangun dan pasar Sanan Kec Kesamben, setelah itu Syaiful pulang kembali sekitar pukul 10.00, tiba di SPBU Kec Selopuro korban isi BBM, sebanyak 10 Liter," kata Udhiyono pada wartawan di Polsek Kanigoro.
Baca juga: Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai
Udhiyono menambahkan, setelah isi BBM korban pulang ke Blitar lewat jalur Selatan, sesampainya di Jalan Raya Sambong Kec Kanigoro, mobilnya terbakar, sebelumnya korban sempat diingatkan para pengendara motor yang papasan dengan korban, bila mobilnya keluarkan asap.
"Selang beberapa saat mobil korban terbakar habis beserta isinya, untuk korban selamat atas kejadian itu," Iptu Udhiyono menambahkan.
Baca juga: Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut
Guna menghindari kemacetan di ruas jalan Raya Sambong, Kapolsek Kanigoro AKP Tri Wahyudi bersama satu unit mobil Patroli datangi TKP, juga petugas Pos Pam Ketupat Semeru 2023, dan Dishub Kab Blitar amankan TKP guna atur arus Lalu lintas karena padatnya arus lalu lintas para pemudik jelang Hari Raya.
"Sekitar 2 jam api berhasil di padamkan oleh Dinas Pemadam kebakaran Pemkab Blitar, untuk kerugian ditafsir belasan juta Rupiah," pungkas Iptu Udhiyono. Les
Editor : Moch Ilham