SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi peristiwa kebakaran di wilayah Blitar Raya terjadi, kali ini (Selasa 9 Juni 2026) dini hari tadi, terjadi di rumah milik Joko Purnomo warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kabupaten Blitar, sehingga menghanguskan rumah korban 80% ludes terbakar, kerugian peristiwa itu korban mengalami kerugian kurang lebih Rp.100 juta, api berhasil di halau oleh Pasukan Damkar Pemkab Blitar dngn dua mobil PMK.
Peristiwa kebakaran tersebut menurut keterangan Tedy Prayogo selaku Kasi Pemadam Penyelamat dan Sarana Prasarana Dinas PMK Kab.Blitar menerangkan pihaknya terima laporan masarakat pukul 00.20 dan langsung meluncur di lokasi.
"Setelah kita menerima laporan masarakat lewat Call Center,kita langsung menuju lokasi, dan kobaran api membubung tinggi, secara cepat kita langsung lakukan pemadaman, bersama masarakat termasuk seluruh anggota Muspika Kec.Sanankulon." terang Tedy kepada Surabaya Pagi di kantornya siang ini.
Sementara peristiwa kebakaran tersebut berawal sekitar pukul 00.15 ( Selasa dini hari 9/6-'26), saksi Putriani 32 depan rumah korban mendengar keributan dan ramai orang orang,setelah di lihat ada kobaran api di rumah Joko Purnomo ( korban ) dan terlihat Ayu Sukistyani (istri pemilik rumah) keluar rumah mencari pertolongan,karena sekitar TKP lampu rumah korban padam,sedan warga melakukan pemadaman dngan akpar dan alat alat seadanya, dan akhirnya warga menghubungi Csl Center PMK Kabupaten Blitar.
"Betul, kebakaran terjadi Selasa dini hari sekitar pukul 00.20, setelah petugas dari Sat Samapta menuju TKP, bersama Muspika, pihak Damkar sudah melakukan pemadaman, dan sekitar 3 jam api bisa di atasi pihak Damkar dan membasahi sekitar TKP agar sisa sisa percikan api bisa padam." Ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar.
Kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka, sedang TKP terbakarnya ada dua tempat, yakni kamar belakang terbakar, Kamar tengah sekitar 80�n ruang depan terbakar ,75%.
Sedang akibat terbakar rumah permanen itu, di duga dari Konsleting listrik, akibat orang tua korban yang bernama Sumedi 73 sedang memasak air gunakan Teko Listrik, dan Mbah Sumedi lupa mematikan, sehingga terjadi kebakaran.
Sementara saat kebakaran pemilik rumah ( Pasutri) sedang dalam perjalanan dari Kec. Wonodadi berjualan Snack di tempat pengajian." Untuk kerugian peralatan rumah tangga, meja,kursi,almari, tempat tidur,juga barang berharga yng di simpan di almari seperti Sertipikat tanah dan ijasah, untuk korban alami kerugian Materiil berkisar Rp.100 juta."Tedy menambahkan keteranganya. les
Editor : Redaksi