SURABAYAPAGI.COM, Sampang - H. Slamet Junaidi selaku Bupati Sampang, Madura, Jawa Timur apa adanya (Bedenah) menceritakan hitam putih pengalamannya hingga menjabat sebagai Bupati.
Dalam penuturannya, H. Slamet Junaidi mengatakan bahwa dalam hidup ini harus banyak relasi. Sebab, bilamana banyak kawan disanalah akan menemukan jalan keluar setiap persoalan.
Baca juga: Semarak HKN ke-61 di Sampang, Generasi Sehat, Masa Depan Hebat
"Saya melalang buana diperantauan sudah mengalami hitam putih dinamika kehidupan, dengan demikian setiap pengalaman menjadi guru besar dalam kehidupan ini. Seperti jadi Bupati hanyalah sampingan untuk mengabadi pada Negara dan mengabadi pada warga masyarakat Kabupaten Sampang. Jadi jangan punya pola pikir lain," ungkapnya.
Ia menjelaskan dengan tegas, bilamana mencari hidup jangan di jabatan Bupati. Sebab, jabatan Bupati merupakan amanah rakyat khususnya Kabupaten Sampang.
Baca juga: Sampang Banjir lagi, BPBD Minta Warga Waspada
"Tentunya, bilamana jabatan Bupati dibuat sampingan, maka segala pikiran akan mencurahkan pada pengabdian. Supaya dalam menjalankan tugas secara total demi kepentingan Kabupaten Sampang ke arah yang lebih baik," tegasnya.
Lebih lanjut, H. Slamet Junaidi menfungkapkan bahwa untuk menopang biaya hidupnya, ia mengaku sudah cukup dari penghasilannya sebagai pengusaha.
Baca juga: Diduga Terkait Eartag Sapi, Kadispertan Sampang Dipanggil Bupati
"Artinya, jangan jabatan Bupati menjadi sesuatu yang tidak sesuai mekanisme," ujarnya. gan
Editor : Redaksi