Gubernur Khofifah Buka Peluang Kerjasama Perdagangan dengan Sumbar

surabayapagi.com
Gubernur Kofifah pada Forum Silaturahmi Masyarakat Sumatera Barat Kelahiran Jawa Timur di Hotel Santika, Padang, Minggu (11/6/2023). Foto: Pemprov Jatim.

SURABAYAPAGI.COM, Padang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) ingin membuka peluang kerjasama perdagangan dengan Pemprov Sumatera Barat (Sumbar). Maka dari itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sengaja membawa sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjalin kerjasama tersebut.

Khofifah mengatakan bahwa misi dagang ini merupakan salah satu upaya menjalin kerja sama dengan berbagai provinsi di Indonesia.

Baca juga: Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

"Keunggulan Jawa Timur adalah perdagangan, karena itu kami terus berupaya untuk mengembangkannya, salah satunya dengan Sumbar," kata Khofifah, Minggu (11/6/2023).

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menjelaskan Jatim dan Sumbar memiliki potensi yang serupa, di antaranya daerah penghasil beras premium dan memiliki balai pembibitan ternak.

“Di Jawa Timur ada Kabupaten Ngawi yang menjadi penghasil padi premium. Di Sumbar ada Solok. Kita jajaki kemungkinan kerja sama untuk menciptakan padi premium kualitas ekspor,” ujarnya.

Dalam misi dagang itu, Khofifah memboyong sejumlah organisasi, seperti HIPMI, Kadin, Iwapi, BUMD, dan OPD terkait yang berpotensi menjalin kerja sama dengan Sumbar.

Baca juga: Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

"Kami berharap kerja sama ini dapat terwujud. Kami berharap nanti akan ada MoU antara Jatim dan Sumbar dalam bidang-bidang potensial," ujarnya.

Selain misi dagang, lanjut Khofifah, ia juga ingin mendekatkan penduduk kelahiran Jatim secara emosional dengan masyarakat Sumbar dan membangun jaringan untuk mengembangkan potensi daerah.

Ketua Paguyuban Masyarakat Jawa Timur di Sumatera Barat KH Rudi Ahmad Syafrudin mengatakan jumlah masyarakat kelahiran Jatim di Sumbar sekitar 270 orang.

Baca juga: Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Ia mengungkapkan, banyak warga kelahiran Jatim itu yang sukses dan menjadi tokoh inspiratif di Sumbar. Namun, meski telah memiliki KTP Sumbar, bagaimanapun kampung halaman tetap terpatri dalam lubuk hati.

"Terima kasih atas kunjungan Ibu Gubernur yang juga meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dengan kami di Sumbar," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta bagi Paguyuban Masyarakat Jawa Timur di Sumatera Barat. pdg

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru