Proyek Strategis Pariwisata Kota Mojokerto Rp.57 Miliar Dimulai, Wali Kota Target Rampung Akhir Tahun Ini

surabayapagi.com
Walikota Ning Ita saat melakukan seremonial peletakan batu pertama pembanguna proyek strategis pariwisata Kota Mojokerto

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -Pembangunan tujuh proyek strategis pariwisata Kota Mojokerto mulai dikerjakan. Proyek dengan total biaya mencapai Rp.57 miliar ini ditarget rampung akhir tahun.

Pengerjaan proyek tersebut diawali peletakan batu pertama pembangunan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, di Kali Ngotok, Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Selasa (18/7/2023). 

Proyek prestisius ini diharapkan mampu menjadi daya tarik investor serta dapat mempercepat pembangunan ekonomi di wilayah barat Kota Mojokerto.

Sebelum peletakan batu pertama dilakukan lantunan istigosah sebagai doa supaya seluruh hajat pembangunan di Kota Mojokerto mendapat berkah. Disusul dengan lantunan pembacaan khotmil quran para hafid Kota Mojokerto.

“Kami berdoa bersama, istigasah yang kami ikuti bersama seluruh pejabat eselon II dan eselon III Pemkot Mojokerto, para lurah, seluruh tokoh masyarakat lingkungan sekitar Rejoto, dilanjutkan sekarang dengan khotmil quran oleh para hafid,” ungkap Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Petinggi Pemkot ini menjelaskan, bahwa proyek strategis pariwisata Kota Mojokerto terdiri dari tiga proyek aksesibilitas (jalan) dan empat lainnya terdiri dari proyek Daya Tarik Wisata (DTW) dan proyek pendukungnya.

"Alhamdulillah sudah bisa terealisasi setelah diikhtiarkan melalui proses birokrasi yang sangat panjang,” kata wali kota.

Proyek tersebut selain memanfaatkan aset pemerintah kota, juga memanfaatkan aset BBWS. Sejak Desember 2021, izin pemanfaatan tanggul, bantaran dan Sungai Ngotok dari Kementerian PUPR ini sudah dipegang pemkot.

’’Sambil proyek ini nanti berjalan, kita tambahi vegetasi, jeruk kan sudah, nanti tinggal nambahi Tabebuya dan Pohon Mojo. Sebagai susur sungai, kita juga siapkan 20 kapal. Lima kapal sudah ada dari PLN, dan 15 kapal nanti dari DAK pariwisata,’’ urainya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk mendukung wisata TBM pemkot juga melakukan peningkatan tiga ruas jalan menuju tempat wisata. Selain itu juga dibangun Taman Bahari Mojopahit beserta kebun petik jeruk serta dilengkapi kapal susur sungai ngotok di lingkungan TBM.

“Di lokasi TBM juga Ada tempat pertunjukan pagelaran seni budaya, ruang UMKM pusat jajanan usaha terpadu serta sentra Batik,” papar Ning Ita.

Yang paling menarik, wisata TBM juga dilengkapi kapal resto majapahit yang berada di sebelah timur wisata TBM. Sensasi resto diatas kapal sepanjang 50 meter doatas air demgan view sungai ngotok dan TBM. Diresto tersebut menjadi tempat kuliner khas Kota Mojokerto. Diharapkan dengan selesainya Pembangunan proyek tersebut akan memacu sumber PAD Kota Mojokerto dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Ini hajat kita bersama, proyek ini miilik seluruh masyarakat Kota Mojokerto .setelah proyek TBM selesai dibangun maka manfaatnya untuk kita semua,” pungkas walikota. Dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Minggu, 01 Mar 2026 21:09 WIB
Minggu, 01 Mar 2026 21:07 WIB
Senin, 02 Mar 2026 18:35 WIB
Selasa, 03 Mar 2026 19:07 WIB
Berita Terbaru