Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama strategis dengan Pengadilan Agama Lamongan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika sosial yang kian kompleks.

Penandatanganan MoU tersebut berlangsung pada Kamis (23/4) di Ruang Command Center Pemkab Lt.3, bersama dengan 12 stakeholder lainnya yakni perguruan tinggi dan lembaga pendidikan yang ada di Lamongan.

Dr. Hj. Siti Afiyah, S.H., M.H Dekan FHISIP Unisda menyampaikan bahwa, kerja sama ini merupakan langkah konkret perguruan tinggi dalam mengambil peran aktif menjawab persoalan sosial, khususnya terkait meningkatnya angka perceraian dan problematika keluarga.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin mengintegrasikan aspek akademik, dengan praktik di lapangan, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu berkontribusi dalam memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Lamongan Kelas 1A, H. Ridwan Fauzi, S.Ag., M.H menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, dalam membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi utama masyarakat. 

Menurutnya, persoalan keluarga tidak bisa diselesaikan hanya melalui pendekatan hukum semata, melainkan juga membutuhkan dukungan edukasi dan pendampingan sosial.

Kerja sama ini mencakup berbagai program, di antaranya penelitian bersama, magang mahasiswa, penyuluhan hukum keluarga, serta pendampingan bagi masyarakat yang menghadapi persoalan rumah tangga.

Dengan adanya MoU ini, diharapkan sinergi antara dunia akademik, dan lembaga peradilan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan keluarga yang harmonis, tangguh, dan berdaya, sekaligus menekan angka konflik rumah tangga di wilayah Lamongan, penguatan pelayanan, hak, hingga ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.

Bupati Yuhronur Efendi dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa, yang harus diperkuat seiring dengan ketahanan pangan dan energi.

“Ketahanan keluarga penting. Tidak hanya ketahanan pangan dan energi, ketahanan keluarga juga menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menegaskan.

Selanjutnya juga menjelaskan bahwa, penguatan keluarga menjadi bagian dari Asta Cita Presiden, dengan fokus pada pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan peran keluarga, termasuk perempuan dan anak.jir

Berita Terbaru

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…