Pemkab Pasuruan Anggarkan 19 M untuk Proyek Markas Baru Damkar

surabayapagi.com
Sejumlah pengendara melintas di depan lokasi pembangunan gedung baru damkar di Kraton yang saat ini mulai berjalan.

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pembangunan “kandang” mobil damkar mulai dijalankan. Sudah beberapa hari terakhir, pelaksanaan pembangunan gedung baru itu direalisasikan. Saat ini, prosesnya masih pemerataan lahan.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hario Hartoko menjelaskan, pembangunan gedung damkar di Kraton, saat ini masih proses pengurukan. Pemerataan lahan ini dibutuhkan, seiring kondisi lahan setempat yang memang sebelumnya belum rata.

Baca juga: Anggarkan APBD, Pemkab Pasuruan Perbaiki Ratusan RTLH per 2026

Pemerataan kawasan setempat, membutuhkan waktu setidaknya tiga pekan hingga sebulan. Setelah itu, proses pembangunan gedung akan direalisasikan.

Hartoko menjelaskan, pelaksanaan pembangunan gedung berlantai dua itu, akan memakan waktu hingga enam bulan. Targetnya, proses pengerjaan harus sudah diselesaikan, pertengahan Desember 2023.

Karena itulah, pihaknya terus mendorong. Agar pelaksanaan pembangunan gedung damkar tersebut, bisa dipacu. “Kami mendorong agar bisa diselesaikan tepat waktu,” jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Pasuruan: Layanan Klinik Gigi Spesialis Terpadu RSUD Bangil

Gedung damkar di Kraton, dibangun dengan anggaran pagu Rp 19 Miliar. Dananya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). Gedung tersebut akan direalisasikan dua lantai.

Gedung itu bukan hanya untuk parkir mobil damkar. Tetapi juga, untuk peralatan damkar. Serta untuk kendaraan ataupun peralatan kebencanaan. Baik Tagana ataupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca juga: Bupati: Warga Pasuruan Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Terbaik

Saat ini, markas Damkar berada satu kompleks dengan kantor Satpol PP di kompleks perkantoran Raci, Bangil. Pemindahan gedung Damkar dilakukan, seiring dengan kondisi kompleks Raci yang semakin padat.

Pemkab Pasuruan menjadikan kompleks Raci sebagai layanan publik dan pusat pemerintahan. Sehingga, ketika ada bencana, keberadaan komplek perkantoran Raci tidak terjadi crowded dengan adanya kendaraan kebencanaan. ris

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru