SurabayaPagi, Surabaya - Guna memastikan pemahaman masyarakat akan Rupiah, Bank Indonesia bersama Indah kurnia menggelar sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di RW 05 Kelurahan Babatan, Kec Wiyung Surabaya, Minggu (6/8/2023).
Acara yang dikemas dengan jalan sehat tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri oleh ratusan warga. Puluhan doorprize menarik juga disiapkan bagi warga yang hadir sejak pagi di halaman balai RW.
Ketua RW 05 Choirul Bachri dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Indah Kurnia dan Bank Indonesia karena sudah berkenan hadir di desanya dan menyapa warga.
"Terimakasih Bu Indah Kurnia dan Bank Indonesia yang sudah datang ke tempat kami, juga menghadirkan mobil pintar di lingkungan kami," ungkapnya.
Choirul Bachri mengaku dengan adanya kegiatan ini warganya mendapat banyak pengetahuan baru terkait gerakan cinta, bangga dan memahami rupiah.
"Semoga nantinya warga bisa lebih bisa menjaga dan menghargai uang rupiah," Ujarnya.
Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Adam, Gitaris, dan Date tampil bersama memberikan pemahaman mengenai rupiah kepada warga.
Mereka menyampaikan bahwa Bank Indonesia berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai rupiah. Tak hanya itu, ketiganya menyebut bahwa kegiatan ini digelar guna memastikan pemahaman masyarakat mengenai rupiah secara lengkap.
Tidak hanya merawat fisik uang agar tidak gampang rusak. Namun juga bangga terhadap rupiah. Kata Datje, dalam UUD sudah disebutkan, salah satu indikator kedaulatan bangsa Indonesia adalah mata uang rupiah.
"Maka kita harus jaga jangan sampai masyarakat tidak nyaman menggunakan rupiah lalu memakai mata uang lain," ungkapnya.
Pada acara ini, warga yang hadir juga turut berinteraksi dengan mengikuti sesi tanya jawab bersama Bank Indonesia.
Salah satu warga RW 5 Kelurahan Babatan bernama Esa menanyakan bagaimana cara bersikap bila mendapatkan uang palsu.
Adam menjawab bahwa sebaiknya bila mendapatkan uang palsu segera melaporkan kepada pihak kepolisian. Atau juga bisa mendatangi Bank Indonesia.
"Jangan malah uang tersebut dipakai untuk transaksi lagi, sebab nantinya Bapak bisa dianggap sebagai pengedar uang palsu," jelasnya.
Adam menambahkan bila uang tersebut didapat dari mesin ATM maka sebaiknya kita memperlihatkan uang tersebut di cctv yang ada di ATM dan mencatat jam pada saat penarikan lalu segera melaporkannya kepada pihak Bank sesuai dengan mesin ATM tersebut.
Sementara itu, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Indah Kurnia dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu simbol kedaulatan bangsa, yakni mata uang. Sehingga, jika bangga menjadi warga Indonesia, juga harus bangga dengan uang rupiah.
Indah mengajak warga Babatan agar memahami dan memperlakukan Rupiah dengan baik. Bukan hanya dalam arti fisik, namun juga bagaimana menggunakan (rupiah) itu untuk spending better (belanja yang berkualitas).
"Berdasarkan prioritas kebutuhan, terutama yang produktif. Jadi itu caranya kita mengharga dan memahami rupiah," jelasnya.
Indah menyebut bahwa aksi mencintai, bangga dan memahami rupiah menjadi awal masyarakat bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara, melalui kehidupan sehari-hari.
"Saya bangga dan mengapresiasi Bank Indonesia yang tiada henti berinovasi membuat program, salah satunya memberikan edukasi ke masyarakat agar cinta, bangga dan memahami rupiah," sebutnya.
Pada saat proses pengundian Doorprize Indah sempat mengajak peserta yang hadir untuk menari line dance. Puluhan peserta ikut bersama2 melakukan gerakan line dance diatas panggung. Byb
Editor : Redaksi