Perkuat Jalur Ekonomi Jatirejo, Pembangunan Jembatan Sumengko Dikebut

surabayapagi.com
Sejumlah pekerja sedang merangkai kerangka besi cor untukĀ  pelebaran jembatan Sumengko di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Rabu (11/10/2023). SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pengerjaan jembatan Sumengko terus dikebut untuk memperkuat jalur ekonomi di wilayah Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Progres pembangunan jembatan Sumengko bahkan lebih cepat dari jadwal, bahkan kini telah mencapai lebih dari 86 persen.

Baca juga: Miliki Ornamen Tak Lazim, Masjid di Mojokerto Punya Ruang Bawah Tanah dengan 6 Musala

"Progres jembatan (Sumengko) sudah 86,6 persen," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, Rabu (11/10/2023).

Rinaldi mengatakan pembangunan jembatan Sumengko dengan panjang 8 meter x 12,6 meter tersebut nantinya akan menyesuaikan lebar jalan raya.

Tahap pengerjaan saat ini adalah mempersiapkan kerangka besi untuk cor jembatan.

"Saat ini persiapan betonisasi jembatan," jelasnya.

Mantan Kabag Administrasi Pembangunan Pemkab Mojokerto ini, menjelaskan pengerjaan pelebaran jembatan Sumengko memiliki progres yang bagus.

Ditarget pembangunan jembatan Sumengko yang merupakan akses penghubung antar wilayah Kecamatan Jatirejo dan Kecamatan Trowulan itu akan rampung, pada November 2023.

"Setelah itu menunggu umur beton perkiraan sebulan lagi selesai," bebernya.

Baca juga: Musrenbang Kecamatan Magersari jadi Pembuka Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto 2027 di Tingkat Kecamatan

Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Mojokerto, Henri Surya menambahkan realisasi pembangunan jembatan Sumengko dengan nilai kontrak Rp.1,9 miliar.

Sebelumnya, anggaran pelebaran jembatan Sumengko melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Mojokerto yakni dengan pagu senilai Rp.2.286.119.776.

"Pengerjaan jembatan berjalan lancar tidak ada kendala, lebih cepat dari jadwal progresnya bagus," ujar Henri.

Dikonfirmasi terpisah Plt Kades Sumengko, Agus Wiyono mengungkapkan dulunya jembatan Sumengko sempit tidak sesuai dengan lebar jalan cor sehingga menghambat aktivitas masyarakat.

"Pembangunan infrastruktur salah satunya pelebaran jembatan Sumengko memiliki banyak manfaat dan tentu dampak ekonomi bagi masyarakat. Sehingga jalur ekonomi menjadi lancar terutama di wilayah Kecamatan Jatirejo dan sekitarnya," ungkapnya.

Baca juga: Kunker di Mojokerto, Komisi IX DPR-RI Dukung Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan

Agus mengaku jembatan Sumengko ialah akses utama kendaraan dari pabrik-pabrik di sekitar Jatirejo bahkan dari wilayah Wonosalam, Kabupaten Jombang. 

"Kan itu termasuk jembatan utama untuk memperlancar ekonomi, banyak kendaraan baik dari perusahaan lewat situ. Hasil pertanian, Komoditas buah-buahan dan hasil bumi dari Jatirejo maupun Wonosalam pasti lewat sini," bebernya.

Keberadaan jembatan Sumengko memiliki manfaat bagi masyarakat setempat, apalagi banyak pertokoan di sepanjang jalan tersebut.

"Pasti bisa meningkatkan ekonomi, wilayah sekitar jalan raya itu sepanjang jembatan Sumengko ramai pertokoan sehingga manfaatnya banyak," pungkasnya. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru