SURABAYA PAGI, Sidoarjo- Pemerintah Desa (Pemdes) PLoso, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Lembaga dan Pelatihan aplikasi Si-Praja bagi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).
Acara yang di laksanakan selama dua hari di Arayana Hotel dan Resto, Trawas, Kabupaten Mojokerto pada Minggu (17/12/2023) tersebut, diikuti oleh lembaga desa, RT, RW, LPMD, TP-PKK, kader Posyandu, karang taruna, dan pendamping desa setempat serta di hadiri Camat Wonoayu.
Baca juga: Dorong Implementasi K3, Pemkab Jombang Gelar Bimtek untuk Buruh Rokok
Kepala Desa (Kades) Ploso, Nur Sutajib, dalam sambutan menyampaikan bahwa, tujuan pelaksanaan Bimtek ini, diantaranya, yakni meningkatkan SDM, pengetahuan dan wawasan lembaga desa, agar meningkatkan semangat kinerja dan kerjasama. Sehingga dapat mempunyai pemahaman yang sama dalam membangun desa.
" Dan pada bimtek ini, kita bisa mendapatkan pemahaman yang sama kepada seluruh masyarakat dalam pemberlakuan Undang-undang dan Peranturan Pemerintah (PP)," katanya.
Sementara itu, Camat Wonoayu, Ribut Prapto Yuono, menjelaskan bahwa, asas pelayanan publik meliputi transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipatif, kesamaan hak, keseimbangan hak dan kewajiban.
Adapun prinsip pelayanan publik adalah meliputi kejelasan, kepastian waktu, akurasi, keamanan, tanggungjawab, kesederhanaan, sarana prasarana, kedisiplinan, kesopanan, keramahan, kenyamanan.
Baca juga: Transformasi Digital pada PAUD, Dinas Pendidikan Gelar Bimtek untuk Seluruh Kepsek
Dia berharap, dengan adanya bimtek ini, semua lembaga di desa bisa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang lebih terkait tugas dan fungsi pokok, sebagai patner kerja dari pemdes serta siap melayani masyarakat dengan penuh rasa tanggungjawab, serta melaksanakan kegiatan sesuai perundang-undangan yang berlaku.
" Harapan saya, sepulang dari bumtek ini, para lembaga desa bisa bersinergi bersama pemdes untuk membangun desa sesuai perundang undangan yang berlaku," harapnya.
Terpisah, Anita Sulandari, selaku pendamping desa, Kecamtan Wonoayu, menerangkan jika maksud dan tujuan dilaksanakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatnya Pengetahuan, keterampilan dan sikap peserta dalam meningkatkan kinerja LKD dalam mendukung tata kelola pemdes.
Baca juga: Pengurus KDKMP di Lamongan Dapat Bimbingan Operasional dan Manajemen
" LKD itu, berfungsi sebagai agen perubahan yang menjadi contoh teladan masyarakat melalui keihklasan, pengabdian, dan kontribusi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat desa," terangnya. Menurutnya, dalam mendukung program kerja pemerintah dari tingkat pusat daerah hingga desa. Peran LKD dalam program pembangunan pemdes sangat penting. LKD bisa menjadi garda depan dalam perencanaan, pelaksanaan dan mensosialisasikan kegiatan pembangunan.
" Bahkan bisa mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi dalam masyarakat," pungkasnya. jum
Editor : Redaksi