Jaga Eksistensi Budaya, Pemkot Kediri Tingkatkan Kapasitas Pelaku Seni dan Budaya Melalui Bimtek

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartikasari. SP/ DUCHAN PRAKASA
Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartikasari. SP/ DUCHAN PRAKASA

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai langkah strategis memperkuat kapasitas pelaku seni dan budaya, sekaligus menjaga eksistensi budaya lokal di tengah arus modernisasi, Pemerintah Kota Kediri melalui Disbudparpora menyelenggarakan Bimtek dan Sosialisasi Pelaku Seni Budaya, Rabu (6/5). Adanya kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Kediri dalam mendukung program Kediri City Tourism (D’cito). Bimtek yang bertempat di salah satu hotel tersebut mengundang para peserta yang merupakan komunitas pelestari budaya dan sejarah di Kota Kediri.

Pelaksanaan bimtek ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan serta Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2021, yang menegaskan pentingnya peran negara dalam melindungi, mengembangkan dan menjaga eksistensi budaya secara berkelanjutan. 

Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartikasari dalam sambutannya mengatakan penguatan kapasitas pelaku seni budaya menjadi kunci agar kebudayaan tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Selain itu, untuk menghadapi tantangan pelestarian budaya semakin kompleks, dibutuhkan sinergi, kolaborasi dan penguatan kapasitas kelembagaan. “Kebudayaan adalah identitas dan jati diri sebuah daerah. Ia tidak hanya merepresentasikan masa lalu, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun masa depan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Endang berharap seluruh peserta dapat memahami strategi pelestarian, serta langkah-langkah konkret dalam mengelola potensi budaya secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Disbudparpora Kota Kediri Bambang Priyambodo menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku seni budaya dalam mengembangkan kreativitas dan profesionalitas. “Bimtek pelaku seni dan budaya merupakan upaya pembinaan kapasitas kelembagaan sumber daya manusia agar mampu mengembangkan kreativitas dan profesionalitas dalam kemajuan kesenian di Kota Kediri,” jelasnya.

Tidak hanya itu, bimtek ini juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring budaya yang berkelanjutan serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai seni dan budaya. Diharapkan, para pelaku seni semakin terampil dalam berkarya, berinovasi, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Nomor Induk Kesenian kepada 19 sanggar budaya di Kota Kediri. Penyerahan dilakukan langsung oleh Pj Sekda Kota Kediri didampingi Kepala Disbudparpora. Penyerahan Nomor Induk Kesenian ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan fasilitasi, perlindungan, pembinaan dan penguatan eksistensi para pelaku seni budaya di Kota Kediri. 

Dalam kegiatan ini, para peserta memperoleh materi sosialisasi dari para narasumber yang kompeten yakni dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur dan Dewan Kesenian Provinsi Jawa Timur. can

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …