SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kecelakaan maut antara KA Turangga (KA Plb 65A) dengan KA Commuterline Bandung Raya (KA 350) terjadi pada Jumat pagi (05/01/2024) di Cicalengka Bandung. Insiden itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan 28 orang luka-luka.
Diketahui, kecelakaan tersebut berada di KM 181+700 petak jalan Stasiun Haurpugur - Stasiun Cicalengka di wilayah Daop 2 Bandung.
Baca juga: Viral Pemuda Pencuri Bunga di Jalur Hijau Surabaya, Siap-siap Denda Rp5 Juta Menanti
Imbasnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan perubahan pola operasi atau rute.
Menurut Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian ini sehingga mengakibatkan peralihan perjalanan.
"Kami memohon maaf atas perubahan pola operasi kereta api, yang mana merupakan imbas dari kecelakaan KA Plb 65A dengan KA 350," ujar Luqman, dari keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Jumat (05/01/2024).
Baca juga: Primadona Masyarakat, Warkop Jadi Salah Satu Pendorong Ekonomi Mikro
Luqman menyebut bahwa 2 (dua) Kereta Api dari Daop 8 Surabaya dengan tujuan Bandung yang akan dialihkan perjalanannya melalui jalur Kroya - Purwokerto - Cirebon - Cikampek - Bandung.
"Sementara ini dua KA keberangkatan Daop 8 Surabaya tujuan Bandung yang dialihkan diantaranya KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng - Kiaracondong dan satu lagi KA Argo Wilis relasi Surabaya Gubeng - Bandung," jelas Luqman.
Diketahui, KA Pasundan berangkat Stasiun Surabaya Gubeng pada pukul 05.50 WIB, sedangkan KA Argo Wilis berangkat 08.15 WIB
Baca juga: Viral! Muncul dari Dasar Laut Banyuwangi, Spesies Ikan Baru Miliki Visual Mencolok
Luqman juga mengaku, pihaknya masih proses koordinasi dan berupaya memberikan perkembangan informasi terbaru terkait hal tersebut.
"Kami akan terus berkoordinasi dan menyampaikan informasi terbaru terkait perjalanan KA dari dan tujuan Daop 8 Surabaya," pungkasnya. Ain
Editor : Desy Ayu