Relawan AMIN Diintimidasi, Cak Imin Ngadu ke Presiden

surabayapagi.com
Cak Imin kepada wartawan usai acara Konsolidasi Jaringan dan Sumber Daya TPES-50 yang diadakan Seknas KIB (Kuning, Ijo, Biru) di Gedung Juang 45 Surabaya, Jumat (12/1/2024). SP/Aini

SURABAYAPAGI, Surabaya - Cawapres dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar atau yang lebih akrab disapa Cak Imin itu, mengungkapkan adanya intimidasi oleh oknum aparat terhadap panitia kampanye yang mengundangnya dan Capres Anies Baswedan.

Cak Imin menyatakan bahwa beberapa panitia di Gresik telah di datangi dan dimarahi oleh aparat. Menurutnya, hal ini sedang diproses, dan apabila terbukti, rencananya Cak Imin akan melaporkan langsung kepada Presiden.

"Iya ada yang didatangin dan dimarah-marahin, karena mengundang saya di Gresik. Ini lagi saya proses, kalau benar akan saya laporkan ke Pak Presiden langsung. Aparat (pelakunya)," kata Cak Imin kepada wartawan usai acara Konsolidasi Jaringan dan Sumber Daya TPES-50 yang diadakan Seknas KIB (Kuning, Ijo, Biru) di Gedung Juang 45 Surabaya, Jumat (12/1/2024).

Sementara itu, sebelumnya, ditempat terpisah, Jazilul Fawaid, Assistant Coach Timnas Anies-Muhaimin (AMIN), juga mencatat intimidasi serupa terjadi di berbagai daerah saat pasangan Anies-Muhaimin melakukan kampanye.

"Saya sudah mendapatkan laporan dari berbagai daerah di mana Pak Anies datang, atau Cak Imin datang, besoknya ada aparat datang. Menginterogasi lurah, kepala desa, Pj, atau orang-orang yang ada di sekitar itu," kata Jazilul di Markas Pemenangan AMIN, Jakarta, Selasa (9/1/2024)

Ia menilai bahwa aparat seharusnya mendukung kegiatan kampanye sebagai bagian dari proses demokrasi, bukan mengintimidasi masyarakat.

"Enggak boleh begitu ini kan acara untuk masyarakat, sosialisasi, kampanye, mestinya dia dukung, dong. Jangan menakut-nakuti masyarakat," pungkas Jazuli. Ain

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru