Pj Wali Kota Ali Kuncoro Segera Tetapkan 10 Proyek Strategis 2024

surabayapagi.com
Pj Wali Kota Moh. Ali Kuncoro saat sidak proyek pembamgunan kolam retensi

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemkot Mojokerto menginventarisasi seluruh paket proyek yang akan digulirkan di APBD 2024 ini.

Sepuluh di antaranya akan ditetapkan sebagai proyek strategis yang akan dilakukan pengawalan secara khusus selama proses pengerjaan.

Kabag Pengadaan Barang/Jasa dan Pembangunan (PBJP) Setdakot Mojokerto Febri Emayanti menuturkan, sejak awal bulan Januari pihaknya telah melayangkan surat ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melaporkan paket proyek di 2024.

Dan, tanggal 5 Januari 2024 lmenjadi batas akhir pelaporan untuk dilakukan pendataan. ”Sudah kami inventarisir. Semua surat-surat yang masuk sudah kami rekap,” terangnya.

Paket tersebut meliputi semua pengadaan pekerjaan fisik maupun barang/jasa yang telah masuk dalam sistem informasi rencana umum pengadaan (sirup) 2024.

Febri menyatakan, masing-masing dirinci berdasarkan plotting anggaran mulai dari yang paling besar hingga terendah.

Menurut dia, seluruhnya sudah dilaporkan ke Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro dan Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo untuk ditetapkan sebagai proyek strategis 2024.

”Sudah kami ajukan, keputusan proyek strategis nanti ada di tangan beliau-beliau,” tandasnya.

Rencananya, ada sepuluh paket pekerjaan yang akan ditetapkan sebagai proyek strategis. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah terkait besaran alokasi anggaran dan estimasi waktu pengerjaan.

Karena itu, sebut Febri, paket pekerjaan yang ditetapkan sebagai proyek strategis akan dilakukan perlakuan khusus. Mulai dari proses pengadaan hingga pelaksanaannya nanti.

”Karena proyek strategis, maka semua akan mendapat prioritas untuk monitoring, pemantauan, dan pendampingan,” sebutnya.

Meski demikian, papar dia, paket proyek lainnya juga mendapat perlakuan serupa.

Hanya saja, pada proyek prioritas akan dilakukan pelaporan progres secara langsung ke Pj Wali Kota Mojokerto.

”Yang lain tetap kita perlakukan sesuai prosedur. Tapi yang strategis ini yang menjadi prioritas laporan kepada pak Pj (Moh. Ali Kuncoro). Terutama yang besar-besar,” sebut dia.

Dengan ditetapkannya proyek strategis, proses pengadaan hingga pelaksanaan pekerjaan diharapkan dapat berjalan tepat waktu. Sehingga menghindari adanya keterlambatan progres maupun putus kontrak. Dwi

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru