Pasca Gempa Beruntun, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Jatim Tetap Andal

Reporter : Arlana Chandra Wijaya

SurabayaPagi, Sidoarjo - Pasca gempa beruntun pada Jumat (22/3/2024), PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali terus memastikan getaran yang ditimbulkan sebanyak 41 kali berdasar catatan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) tidak menimbulkan dampak pada fungsi peralatan pada sistem transmisi.

Disebutkan General Manager PLN UIT JBM, Amiruddin, pemantauan intensif terus dilakukan oleh petugas di seluruh lokasi wilayah kerja. 

Baca juga: Gelar Dialog Stakeholder dengan Pelanggan Industri, Wujud Nyata PLN UIT JBM Dukung Pertumbuhan Ekonomi

“Petugas disiagakan untuk intensif melakukan inspeksi level 1 dan 2 pada GI (gardu induk) dan jaringan di lokasinya masing-masing, mendeteksi dengan seksama anomali yang mungkin terjadi pasca getaran gempa yang beruntun, termasuk mewaspadai adanya gempa susulan yang masih mungkin terjadi," terang Amiruddin.

Amiruddin menerangkan, deteksi dilakukan petugas dengan sangat detail. Petugas memastikan apakah ada perbedaan kondisi dari sebelumnya, mendeteksi alarm apakah masih berfungsi baik, mengecek tidak ada kebocoran oil dan gas, juga tingkat kemiringan dan kondisi pondasi peralatan. 

Baca juga: Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

"Selain itu juga memastikan tidak adanya hotspot pada peralatan, termasuk petugas dapat lebih mengoptimalkan panca indera dalam menjaga seluruh peralatan," ungkap Amiruddin.

Amiruddin mengungkapkan, hingga Senin (25/3/2024), seluruh lokasi wilayah kerja mulai dari jaringan dan GI dalam kondisi yang aman. 

Baca juga: Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

“Laporan yang kami monitor sejak Jumat hingga pagi ini, sistem transmisi dalam kondisi aman. Ada beberapa yang terindikasi karena dekat dengan lokasi gempa, tapi tidak menunjukkan hal yang serius dan sudah kembali normal. Kondisi peralatan juga berfungsi optimal. Petugas selalu dalam kondisi siaga, untuk memastikan sistem transmisi tetap andal dan sistem kelistrikan di Jawa Timur aman”, pungkas Amiruddin.

Selain itu, langkah preventif terus dilakukan PLN UIT JBM untuk memastikan infrastruktur kelistrikan tetap aman dari potensi yang dapat menjadi penyebab terganggunya penyaluran listrik kepada pelanggan, dengan rutin menjalankan grebek right of way (ROW), sapu bersih layang-layang yang diterbangkan dekat dengan jaringan transmisi, dan mengoptimalisasikan pasukan PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan). Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru