Harga Telur Ayam di Madiun Melambung Tinggi, Sentuh 30 Ribu/Kg

surabayapagi.com
Ilustrasi. Penjual telur ayam di pasar tradisional Madiun. SP/MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Harga telur ayam di Kabupaten Madiun, kini melambung tinggi yang diduga karena mahalnya harga pakan akhir-akhir ini di kalangan peternak. 

Diketahui, harga telur melonjak dari 20 ribu Per kilogram, menjadi 29 hingga 30 ribu rupiah per kilogram. Kenaikan harga telur tersebut dialami para pedagang di Pasar Caruban Baru, Kabupaten Madiun. 

Baca juga: Produksi Kerupuk di Madiun Melonjak Hingga 50 Persen saat Musim Kemarau

Saat ini, harga telur ayam dari distributor sudah mencapai 28 ribu rupiah per kilogram. Untuk menyiasatinya, peternak menaikkan harga telur ayam agar tidak merugi. 

Meski harga telur ayam naik, pedagang mengaku pasokan maupun penjualan masih seperti biasa dan tidak ada pengurangan.

Baca juga: Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Tak hanya telur, ternyata beras subsidi Bulog jenis stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) juga mengalami kenaikan drastis. Lonjakan harga eceran tertinggi (HET) SPHP mencapai Rp 1.600 per kilogramnya.

“Mulai naik per 1 Mei lalu,” kata Trisna, pedagang di Pasar Sambirejo, Jiwan, Jumat (17/05/2024).

Baca juga: Harga Ayam Potong di Madiun Anjlok Rp 30.000 Per Kg Imbas MBG Libur

Padahal, sebelumnya HET beras SPHP sebesar Rp 54.500 per lima kilogram atau Rp 10.900 per kilogram. Namun, berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Bulog, HET beras SPHP paling tinggi Rp 12.500 per kilogram atau dijual Rp 62.500 per pack lima kilogram.

Meski demikian, para pedagang tidak berniat mengurangi jatah pasokan beras SPHP yang diberikan Bulog saat ini. mdn-03/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru