SURABAYAPAGI.com, Madiun - Harga telur ayam di Kabupaten Madiun, kini melambung tinggi yang diduga karena mahalnya harga pakan akhir-akhir ini di kalangan peternak.
Diketahui, harga telur melonjak dari 20 ribu Per kilogram, menjadi 29 hingga 30 ribu rupiah per kilogram. Kenaikan harga telur tersebut dialami para pedagang di Pasar Caruban Baru, Kabupaten Madiun.
Baca juga: Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu
Saat ini, harga telur ayam dari distributor sudah mencapai 28 ribu rupiah per kilogram. Untuk menyiasatinya, peternak menaikkan harga telur ayam agar tidak merugi.
Meski harga telur ayam naik, pedagang mengaku pasokan maupun penjualan masih seperti biasa dan tidak ada pengurangan.
Baca juga: KPK Amankan Sejumlah Pihak di Kota Madiun, Wali Kota Dibawa ke Jakarta
Tak hanya telur, ternyata beras subsidi Bulog jenis stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) juga mengalami kenaikan drastis. Lonjakan harga eceran tertinggi (HET) SPHP mencapai Rp 1.600 per kilogramnya.
“Mulai naik per 1 Mei lalu,” kata Trisna, pedagang di Pasar Sambirejo, Jiwan, Jumat (17/05/2024).
Baca juga: Empat Item MBG PAUD di Madiun Berjamur, Orang Tua Desak Dapur Penyedia Ditutup
Padahal, sebelumnya HET beras SPHP sebesar Rp 54.500 per lima kilogram atau Rp 10.900 per kilogram. Namun, berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Bulog, HET beras SPHP paling tinggi Rp 12.500 per kilogram atau dijual Rp 62.500 per pack lima kilogram.
Meski demikian, para pedagang tidak berniat mengurangi jatah pasokan beras SPHP yang diberikan Bulog saat ini. mdn-03/dsy
Editor : Desy Ayu