Potensi Tingginya Nilai Jual Kopi Produksi Jember, Picu ‘Multiplier Effect’

surabayapagi.com
Ilustrasi. Seorang petani memanen kopi Robusta (coffea canephora) saat panen di Jember, Jawa Timur. SP/ JMR

SURABAYAPAGI.com, Jember - Komoditas kopi asli produksi Jember seperti kopi robusta yang diambil dari lereng Gunung Argopuro dan Raung, banyak diminati oleh penikmat kopi di berbagai daerah karena aroma dan rasanya yang khas.

Dengan potensi tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan, potensi mampu membuka peluang kerja bagi generasi milenial. Sebab, di Jember bukan hanya ada minuman kopinya, tapi lahan dan pengolahannya juga ada di Jember.

Baca juga: Manfaatkan Momentum Harga Cabai Melonjak Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal

"Potensi kopi di Jember harus bisa dimaksimalkan untuk membuka lapangan pekerjaan baru," jelasnya, Senin (27/05/2024).

Sehingga karena rasanya yang enak dan khas, kopi produksi Jember tersebut memiliki nilai jual yang lebih. Lebih-lebih mampu menjadi potensi yang bisa menimbulkan multiplier effect.  Sebab, selain bisa menambah lapangan kerja, kopi juga akan menghasilkan produk olahan baru selain minuman.

Baca juga: Jember Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya, Gus Fawait: Kesehatan Rakyat Prioritas Mutlak

Melihat potensi dari segi sosial dan ekonomi yang memiliki peluang bagus untuk digerakkan secara bersama. Bupati Hendy memberikan kesempatan dan memfasilitasi petani kopi atau pengusaha produk olahan kopi untuk berkembang. 

Sehingga, nantinya jika ingin menggeluti dunia barista di Jember, maka ada ratusan barista kelas nasional maupun internasional yang siap menjadi mentor. "Kalau bilang kopi di Jember lengkap, tinggal bagaimana memaksimalkannya," imbuhnya.

Baca juga: Gus Fawait Dorong Puskesmas untuk Mandiri lewat UHC

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan memfasilitasi warganya yang berminat terjun ke dunia perkopian. Baik sebagai petani, home industri pengolahan kopi, maupun barista.

Sebagai informasi, Jember memiliki lahan kopi yang sangat luas. Mencapai 18 ribu hektare. Dengan total hasil kopi per tahun 11.700 ton. Jumlah tersebut terdiri atas berbagai jenis kopi yang memiliki kelas nasional maupun internasional. jbr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru